XRP Jebol di Bawah $1,30, Lantai Lama Kini Berubah Jadi Atap
XRP baru saja turun menembus $1,30, angka yang selama ini bertindak sebagai lantai penahan harga. Begitu batas itu ditembus, ceritanya berubah: level yang tadinya menahan harga dari bawah kini berpotensi menekan dari atas.
Kenapa bisa begitu? Saat sebuah harga berulang kali berhenti turun di titik tertentu, banyak orang terbiasa membeli di situ karena menganggapnya aman. Ketika harga akhirnya jebol ke bawah, mereka yang membeli di $1,30 jadi merugi. Sebagian dari mereka cenderung menunggu harga kembali naik ke titik beli mereka hanya untuk keluar impas, dan tekanan jual itulah yang membuat bekas lantai berubah fungsi menjadi semacam atap. Inilah alasan para pengamat menyebut support yang jebol sering berbalik menjadi resistance.
Dengan $1,30 kini di atas kepala, perhatian bergeser ke bawah. Angka yang mulai disebut sebagai titik acuan berikutnya adalah $1,14, dan setelah itu $1 yang punya daya tarik psikologis sebagai angka bulat.
Yang perlu diingat, arah tidak pernah pasti. Gambaran ini bisa berubah jika harga mampu merebut kembali posisi di atas $1,30; selama itu belum terjadi, bekas lantai tadi masih jadi beban. Level-level ini hanya titik rujukan yang bisa bergeser, bukan janji ke mana harga akan pergi.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
