Verona Luncurkan verUSD, Stablecoin Dolar yang Dirancang untuk Pembayaran Antar-Mesin | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Verona Luncurkan verUSD, Stablecoin Dolar yang Dirancang untuk Pembayaran Antar-Mesin

Verona meluncurkan verUSD pada 28 September, sebuah stablecoin berdenominasi dolar AS, dan mengaku sudah mengantongi komitmen lebih dari $100 juta dari sejumlah investor dan mitra seperti Animoca Ventures, Figment Capital, Sfermion, Pentos, Ero, dan Arkstream. Yang membuat peluncuran ini berbeda dari sekadar koin baru adalah sasarannya: verUSD tidak dirancang untuk disimpan orang di dompet, melainkan untuk dipakai mesin membayar mesin.

Stablecoin sendiri adalah token yang nilainya dijaga menempel 1:1 pada dolar. Verona menyatakan verUSD didukung penuh oleh cadangan dolar AS yang disimpan di lembaga keuangan AS yang teregulasi, dan bisa ditebus kembali melalui Verona. Token ini diterbitkan lewat Brale. Karena nilainya diam di angka satu dolar, ia bisa dipakai sebagai satuan pembayaran tanpa naik-turun tajam seperti aset kripto pada umumnya — dan justru sifat 'diam' itulah yang jadi intinya.

Sasaran verUSD adalah transaksi antar-mesin: misalnya ketika sebuah agen AI perlu membeli data, menyewa daya komputasi, atau membayar layanan lain secara otomatis. Pembayaran semacam ini butuh berlangsung cepat, dalam jumlah kecil, dan sering. Nilai yang stabil membuat mesin bisa berhitung tanpa harus menebak harga koin yang berubah tiap menit. Verona menyebut para proyek yang membangun di atas infrastrukturnya sudah empat tahun memakai USDC untuk menyelesaikan pembayaran, jadi verUSD lebih merupakan kelanjutan dari kebiasaan yang sudah ada ketimbang eksperimen dari nol.

Agar bisa dipakai luas, verUSD terbit langsung di banyak jaringan sekaligus — Ethereum, Polygon, Avalanche, Optimism, Arbitrum, Celo, dan Solana — dengan rencana integrasi tambahan pada pekan-pekan berikutnya. Verona juga menyebut ada lebih dari $60 juta pendapatan yang sudah diteken dan dijanjikan akan mengalir lewat verUSD sebagai pembayaran.

Satu hal penting untuk dibaca dengan hati-hati: angka $100 juta itu gabungan dari komitmen modal dan komitmen terkait pembayaran, dan menurut Verona bukan menunjukkan jumlah verUSD yang benar-benar beredar. Dengan kata lain, ini janji dan niat, belum tentu pemakaian yang sudah berjalan. Yang layak diamati ke depan bukan besarnya komitmen, melainkan apakah pembayaran antar-mesin ini betul-betul terjadi dalam volume nyata dan apakah integrasi lanjutan benar-benar mendarat.

Gambaran soal 'ekonomi mesin' ini dirangkum oleh Anthony Anzalone, CEO Burnt Labs, yang berkata bahwa produk mereka dibuat agar tak terlihat: "Kami tidak meminta siapa pun memegang verUSD. Kami menggerakkan lapisan pembayaran internet secara diam-diam, dan kalau Anda memakai internet, pada akhirnya Anda akan ikut memakainya." Klaim itu ambisius, dan sekarang tinggal dibuktikan oleh angka pemakaian yang sesungguhnya.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.