USDT Senilai $230 Juta untuk Minyak Venezuela Lenyap Lewat Flash Disk
Perusahaan energi milik negara Polandia, Orlen, kehilangan dana hingga sekitar $424 juta setelah upaya rahasia membeli minyak mentah Venezuela memakai mata uang kripto berujung kacau. Pelajaran utamanya cuma satu: ketika pembayaran dialihkan ke luar sistem perbankan dan diwakili token digital, begitu kunci token itu berpindah ke tangan lain, nyaris tak ada cara menariknya kembali saat kepercayaan runtuh.
Rencana ini bermula akhir 2023. Saat itu Amerika Serikat sempat melonggarkan sanksi atas sektor energi Venezuela, membuka celah membeli minyak berat jenis Merey 16 dengan diskon besar. Masalahnya, perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA, sebagian besar terputus dari jaringan perbankan Barat akibat sanksi, sehingga meminta sebagian pembayaran di muka dalam bentuk USDT — sebuah stablecoin yang nilainya dipatok ke dolar AS dan bisa berpindah tanpa lewat bank.
Anak usaha Orlen yang berbasis di Swiss lalu meneken kontrak untuk 6 juta barel minyak dan mengirim uang muka $230 juta tanpa jaminan kepada Hannon International, sebuah firma dagang di Dubai. Meski kontrak resminya tidak menyebut kripto secara eksplisit, Hannon ditugaskan mengubah uang tunai itu menjadi USDT untuk mengunci jatah kargo dari PDVSA.
Di sinilah uang mulai menyusut sebelum minyaknya bergerak. Hannon menggandeng sejumlah perantara di Dubai dan broker Venezuela untuk menukar dolar menjadi token. Satu batch awal menghasilkan 80 juta USDT dengan biaya $400 ribu, sementara $135 juta lain yang dikirim hanya menghasilkan 85 juta USDT — menyisakan selisih $50 juta.
Setelah itu perwakilan Hannon terbang ke Caracas menemui broker lokal. Sepanjang beberapa pekan pada Januari 2024, kunci privat — semacam kata sandi yang mengendalikan token, di mana siapa pun yang memegangnya menguasai dananya — diserahkan lewat flash disk USB di restoran dan kamar hotel. Sebuah drive berisi akses ke 60 juta USDT diserahkan pada 5 Januari 2024, disusul 50 juta USDT pada 28 Januari, lalu tambahan 22 juta USDT antara Februari dan Maret 2024.
Tak lama setelah penyerahan, kontak dengan para broker Venezuela terputus dan PDVSA tidak melepas kargo minyaknya. Hanya satu kapal yang akhirnya dimuat, mengangkut sekitar 500 ribu barel fuel oil senilai $28,8 juta — jauh dari pesanan semula. Orlen resmi membatalkan kontrak pada Maret 2024. Setelah menghitung uang muka yang hilang, biaya sewa kapal, ongkos hukum, dan kewajiban lain, otoritas Polandia menaksir total kerugian Orlen berkisar $378 juta hingga $424 juta.
## Kenapa memakai stablecoin justru jadi titik lemah
Daya tarik USDT dalam transaksi seperti ini adalah kecepatan dan kemampuannya berpindah di luar jalur bank yang tersandera sanksi. Tapi sifat itu pula yang berbalik jadi bumerang. Transfer USDT lebih mirip menyerahkan uang tunai ketimbang transfer bank: tidak ada pihak yang bisa membekukan atau membalikkan transaksi, dan pengendalinya adalah siapa saja yang memegang kunci privatnya. Begitu uang muka dikirim tanpa jaminan, diubah menjadi token, lalu kuncinya diserahkan ke rantai perantara, Orlen sebenarnya sudah kehilangan kendali jauh sebelum tahu apakah minyaknya akan datang. Inilah yang disebut risiko rekanan — bahaya bahwa pihak yang Anda percaya gagal memenuhi kewajibannya, dan di sini nyaris tak ada pengaman untuk menariknya kembali.
Kasus ini mengguncang Polandia, yang belum reda dari runtuhnya bursa kripto Zondacrypto pada April dan penangkapan mantan ketua Komite Olimpiade negara itu. Perdana Menteri Donald Tusk menyebut operasi ini sebagai "aib di depan seluruh dunia" dan mengarahkan kritik ke pemerintahan sebelumnya. Jaksa Polandia membuka penyelidikan dan mendakwa tiga mantan eksekutif senior dengan ancaman hukuman hingga 25 tahun penjara.
Bagaimana akhirnya belum jelas. Manajemen baru Orlen menolak skema tersebut dan mengajukan arbitrase internasional di Dubai untuk menarik kembali uang muka $230 juta, sementara Hannon menyatakan bertindak dengan itikad baik atas instruksi Orlen dan menolak bertanggung jawab atas hilangnya aset digital di ujung rantai. Berapa banyak dana yang benar-benar bisa dipulihkan — dan siapa yang akhirnya dinyatakan bersalah — masih akan ditentukan oleh proses hukum dan arbitrase yang bisa berlangsung lama.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
