Uber Uji Dana Pasar Uang Tertokenisasi, Raih Bunga Ekstra di Akhir Pekan | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Uber Uji Dana Pasar Uang Tertokenisasi, Raih Bunga Ekstra di Akhir Pekan

Uber menguji cara baru memarkir kas perusahaannya: ia membeli dana pasar uang versi tertokenisasi pada Selasa dan menjualnya pada Minggu, sehingga memperoleh bunga tambahan sekitar 1,5 hari dibanding cara lama yang mengharuskan penjualan paling lambat Jumat. Satu ide sederhana menopang berita ini — kalau sebuah aset bisa diperdagangkan nonstop, maka kas tidak perlu "libur" di akhir pekan.

Mekanismenya begini. Dana pasar uang adalah tempat perusahaan menaruh uang menganggur supaya tetap menghasilkan bunga harian. Masalahnya, pasar tradisional tutup di akhir pekan, jadi perusahaan biasanya harus menjual posisinya Jumat dan bunga pun berhenti berjalan. Dengan versi tertokenisasi — yaitu kepemilikan dana yang dicatat dan dipindahtangankan lewat jaringan blockchain yang bisa aktif 24 jam sehari, tujuh hari seminggu — Uber bisa menahan posisinya sampai Minggu. Dua hari ekstra itulah yang menjadi tambahan bunga 1,5 hari tadi. Intinya bukan bunga yang lebih tinggi, melainkan waktu menganggur yang lebih pendek.

Uji coba ini tidak dilakukan sendirian. Franklin Templeton menyediakan dananya, sementara HSBC Holdings, Fireblocks, dan Tradeweb Markets ikut terlibat, dengan transaksi dijalankan di atas Canton Network, jaringan yang dirancang untuk operasi semacam ini. Sebagai gambaran skala, Uber sendiri adalah perusahaan publik dengan kapitalisasi pasar di atas 130 miliar dolar AS.

Sejumlah pihak di industri keuangan menilai pola ini bakal menyebar. CEO Fireblocks, Michael Shaulov, menyebut tokenisasi bisa menjawab persoalan kas menganggur tanpa perusahaan kehilangan akses ke uangnya, dan memperkirakan ratusan perusahaan besar akan memakai model ini dalam 18 bulan ke depan. Dari sisi bank, Manish Kohli dari HSBC mengatakan uji coba ini menunjukkan pihaknya siap menjadi perantara operasi seperti itu dan akan menambah pilihan investasi dari waktu ke waktu. CEO Goldman Sachs, David Solomon, juga menyebut tokenisasi sebagai tren penting dan mengaku banknya sudah menokenisasi obligasi, dana pasar uang, hingga properti untuk sebagian nasabah.

Meski begitu, ini jelas masih tahap awal dan arahnya belum pasti. Total aset yang sudah ditokenisasi baru sekitar 40 miliar dolar AS menurut data RWA.xyz — kecil dibanding pasar keuangan global. Tidak semua ikut antusias: Microsoft, McDonald's, dan Walmart justru menolak sahamnya dibawa ke blockchain lewat skema pengecualian inovasi dari regulator AS. Yang perlu diperhatikan ke depan adalah apakah janji "ratusan perusahaan dalam 18 bulan" itu benar-benar terbukti, apakah pilihan dana dan bank perantara bertambah, serta bagaimana sikap regulator — sinyal-sinyal itulah yang akan menentukan apakah uji coba ini tumbuh jadi kebiasaan pasar atau berhenti sebagai percobaan menarik.

Sebagai catatan sisi pasar kripto pada hari yang sama, Bitcoin berada di 77.393 dolar AS (+0,92%) dan Ethereum di 2.248 dolar AS (+1,24%).

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.