Turis Jepang di Korea Jadi Uji Coba Bayar Pakai Stablecoin via QR
Pembayaran lintas negara kembali diuji pakai aset kripto: tiga perusahaan, yakni SBI DigiTrust, NICE, dan DSRV, sedang menjajal sistem pembayaran QR berbasis stablecoin untuk wisatawan Jepang yang berbelanja di Korea Selatan. Hasil uji coba ini dijadwalkan rampung pada Desember.
Intinya satu: ini upaya menjawab masalah lama yang dirasakan hampir semua turis, yaitu ribetnya bayar di negara lain. Biasanya turis harus menukar uang dulu, menanggung selisih kurs, atau menggesek kartu dengan biaya tambahan lintas negara. Gagasan yang diuji di sini mencoba memangkas langkah itu.
Agar mudah dipahami, stablecoin adalah aset kripto yang nilainya dipatok mengikuti mata uang resmi, sehingga harganya relatif stabil dibanding kripto biasa. Ketika digabung dengan kode QR, turis cukup memindai kode di toko dan membayar langsung dari saldo stablecoin-nya. Karena nilainya menempel pada mata uang dan QR sudah lazim dipakai di kawasan ini, pembayaran bisa berpindah antarnegara tanpa harus lebih dulu lewat proses tukar uang yang berbelit. Di situlah letak daya tariknya.
Yang perlu diingat, ini masih berstatus uji coba, bukan layanan yang sudah berjalan luas. Hasil pada Desember itulah yang akan menentukan apakah skema ini benar-benar praktis, aman, dan layak diperluas, atau justru menemui hambatan yang membuatnya belum siap dipakai umum. Bagi yang mengikuti tema stablecoin, langkah seperti ini menarik karena menguji apakah stablecoin bisa keluar dari ruang perdagangan dan masuk ke pemakaian sehari-hari.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
