Trump Desak Powell Mundur, dan Teka-Teki 'Inflasi Kumulatif' | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Trump Desak Powell Mundur, dan Teka-Teki 'Inflasi Kumulatif'

Presiden Donald Trump menyerukan agar Ketua bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed), Jerome Powell, mundur dari jabatannya. Seruan itu muncul setelah sebuah laporan pengawas internal menyoroti pembengkakan biaya besar dalam proyek renovasi gedung kantor pusat The Fed.

Tapi di balik keributan soal gedung, ada hal yang jauh lebih dekat dengan kantong orang banyak, dan itu inti ceritanya: kemarahan soal apa yang disebut 'inflasi kumulatif'.

Banyak orang bingung kenapa harga-harga terasa tetap mahal, padahal sering terdengar kabar bahwa inflasi sudah 'melandai'. Kuncinya ada pada beda dua hal. Laju inflasi mengukur seberapa cepat harga naik dari bulan ke bulan. Inflasi kumulatif mengukur seberapa jauh harga sudah naik secara total sejak beberapa tahun terakhir. Ketika lajunya melambat, harga memang berhenti naik secepat dulu — tetapi tidak otomatis turun kembali ke titik awal. Belanjaan yang dulu sekian, sekarang tetap lebih mahal, dan itulah yang dirasakan setiap hari. Maka angka inflasi yang di atas kertas terlihat 'membaik' belum tentu meredakan frustrasi di lapangan.

Di sinilah The Fed ikut tersorot. Lembaga inilah yang mengatur suku bunga untuk menjinakkan inflasi, sehingga ketika harga terlanjur naik tinggi, ia pula yang paling sering jadi sasaran kritik — termasuk kritik berbau politik. Seruan agar pimpinannya mundur menambah satu pertanyaan lagi: seberapa bebas bank sentral dari tekanan politik saat mengambil keputusan.

Untuk sekarang, ini masih sebatas tekanan dan perdebatan, bukan perubahan kebijakan. Yang perlu diikuti ke depan adalah apakah keributan ini tetap jadi bising politik, atau mulai memengaruhi cara The Fed menetapkan suku bunga. Umumnya arah dolar dan sentimen pasar lebih dipandu oleh keputusan suku bunga serta data ekonomi yang keluar, bukan oleh pernyataan politik semata. Jadi yang layak ditunggu adalah rilis data inflasi dan nada resmi The Fed berikutnya — di titik itulah gambarannya bisa benar-benar berubah.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.