The Fed Naikkan Bunga ke 3,75%–4%, Kenaikan Pertama Sejak 2023 | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

The Fed Naikkan Bunga ke 3,75%–4%, Kenaikan Pertama Sejak 2023

Bank sentral Amerika Serikat, The Fed, menaikkan suku bunga acuannya seperempat poin ke kisaran 3,75% sampai 4%. Ini kenaikan pertama sejak Juli 2023, dan keputusannya diambil bulat lewat pemungutan suara 12-0.

Benang merah dari keputusan ini sederhana: menaikkan bunga tanpa sampai merusak lapangan kerja. Salah satu pejabat The Fed, Kevin Warsh, menyimpulkannya dengan satu kalimat, "Saya tidak percaya kita perlu merugikan pasar tenaga kerja."

Kenapa satu keputusan soal bunga bisa jadi soal pekerjaan? Suku bunga acuan pada dasarnya adalah harga meminjam uang. Kalau bunga naik, mengambil kredit jadi lebih mahal, jadi orang dan perusahaan cenderung menahan belanja. Belanja yang lebih pelan biasanya menahan laju kenaikan harga, alias meredam inflasi. Masalahnya, kalau rem itu ditarik terlalu keras, permintaan bisa turun begitu dalam sampai perusahaan mengurangi karyawan. Di situlah letak keseimbangan yang coba dijaga: cukup untuk menenangkan harga, tapi tidak sampai memukul jumlah orang yang bekerja.

Besarnya kenaikan yang cuma seperempat poin, plus penekanan pada tenaga kerja, menunjukkan langkah yang hati-hati, bukan pengereman mendadak. Tapi arah ke depan belum pasti dan sangat bergantung pada data. Yang layak diikuti adalah angka inflasi dan angka ketenagakerjaan pada bulan-bulan berikutnya: kalau harga masih panas, tekanan untuk melanjutkan kenaikan tetap ada; kalau lapangan kerja mulai melemah, alasan untuk berhati-hati justru makin kuat. Membaca dua angka itu akan memberi gambaran lebih jujur tentang ke mana kebijakan bergerak dibanding menebak-nebak dari satu keputusan hari ini.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.