Tarik Ulur Soal "Bonus" Stablecoin di Eropa Memanas Jelang Revisi Aturan
Lebih dari 50.000 warga Uni Eropa dilaporkan mengirim email ke Komisi Eropa untuk meminta agar stablecoin yang teregulasi boleh memberi imbalan kepada pemegangnya — dorongan yang berbenturan langsung dengan permintaan bank-bank sentral Eropa pekan lalu agar larangan itu justru dipertahankan, bahkan diperluas. Di balik ribuan email itu ada satu pertanyaan sederhana: bolehkah uang digital di Eropa membayar "bonus" seperti yang biasa ditawarkan bank, atau tidak.
Kampanye email ini digalang kelompok advokasi Stand With Crypto EU dan dikirim bertepatan dengan berakhirnya masa konsultasi atas MiCA, buku aturan pasar aset kripto Uni Eropa — konsultasi itu ditutup tadi malam. Argumen para pengirim: orang yang memilih stablecoin yang teregulasi semestinya tidak menerima manfaat lebih sedikit dibanding memakai produk pembayaran bank atau e-money biasa. Mereka meminta ruang bagi imbalan, cashback, program loyalitas, dan potongan biaya. Hanya warga Uni Eropa yang boleh ikut mengirim email ini. Terpisah, lebih dari 126.600 orang menandatangani petisi yang menuntut perubahan lebih jauh, termasuk mencabut larangan MiCA soal meneruskan imbal hasil (yield) ketika stablecoin ditopang aset aman yang berbunga.
## Kenapa stablecoin tidak boleh membagi imbalan
Inti persoalannya ada pada cara hukum menggolongkan stablecoin. Saat ini MiCA memperlakukan stablecoin satu mata uang sebagai "e-money token" — secara hukum dianggap alat bayar, bukan tempat menabung. Begitu sesuatu dikategorikan sebagai alat bayar, penerbitnya tidak boleh membayar bunga kepada pemegang, sama seperti saldo di dompet elektronik tidak memberi Anda bunga. Konsekuensinya nyata: beberapa program reward kripto yang populer sudah tutup di Uni Eropa. Memahami logika ini penting, karena inilah yang membuat seluruh perdebatan berputar — ubah kategorinya, maka berubah pula apa yang boleh ditawarkan.
Bank-bank sentral, termasuk Bank Sentral Eropa (ECB) yang mengawasi kebijakan moneter zona euro, memilih bertahan pada logika itu. Dalam masukan yang mereka kirim pekan lalu, larangan membayar pemegang stablecoin diminta tetap berlaku dan diperluas agar mencakup perk tak langsung seperti imbalan, potongan biaya, dan sebagian manfaat loyalitas. Mereka bahkan meminta regulator menutup celah di luar jangkauan MiCA — seperti meminjam, meminjamkan, dan staking aset kripto. Alasan mereka ringkas: "uang elektronik dimaksudkan untuk pembayaran, bukan sebagai sarana menabung." Di dokumen yang sama, bank sentral justru mengusulkan mencabut kewajiban penerbit menaruh minimal 30% cadangan sebagai deposito bank (60% untuk stablecoin besar yang dianggap "signifikan"), karena aturan itu dinilai menekan profitabilitas penerbit mengingat bunga deposito yang tipis.
Di sisi industri, kekhawatirannya soal daya saing. Salah satu mitra kampanye berpendapat bahwa jika aturan Eropa membuat produk stablecoin kalah bersaing dibanding di AS atau Asia, tim dan talenta terbaik akan pindah ke pasar yang lebih ramah. Sebagai pembanding, di Amerika Serikat, GENIUS Act 2025 melarang penerbit stablecoin membayar bunga, tetapi tetap mengizinkan bursa menawarkan imbalan.
## Yang masih menggantung
Hasil akhirnya jauh dari pasti, dan itu bagian penting dari cerita ini. Belum jelas apakah puluhan ribu email tadi akan masuk hitungan resmi tanggapan Komisi. Rekomendasi bank sentral pun sebatas rekomendasi — keputusan akhir ada di tangan Komisi Eropa. Yang perlu diikuti adalah ke arah mana revisi dibawa: apakah definisi "e-money token" dilonggarkan sehingga imbalan terbuka, atau larangan malah diperluas ke perk tak langsung dan ke layanan seperti lending dan staking. Revisi aturan kripto Uni Eropa sendiri diperkirakan baru datang pada 2027, jadi ini pertarungan jangka panjang, bukan keputusan satu malam.
Sebagai latar, harga kripto bergerak naik tipis saat kabar ini beredar — Bitcoin di $86.050 (+2,12%) dan Ether di $2.722 (+0,20%) — gerak yang wajar untuk isu kebijakan yang pengaruhnya baru terasa bertahun ke depan, bukan dalam hitungan jam.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
