Studi Bank Korea: Serbuan Stablecoin Dolar Bisa Menekan Mata Uang Lokal | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Studi Bank Korea: Serbuan Stablecoin Dolar Bisa Menekan Mata Uang Lokal

Lonjakan permintaan terhadap stablecoin yang dipatok ke dolar ternyata bisa ikut menekan nilai mata uang lokal, menurut sebuah studi yang dilakukan Bank Korea. Intinya satu: ketika tekanan beli menguat pada pasangan mata uang yang diperdagangkan di bursa kripto Binance, mata uang lokal cenderung melemah pada waktu yang hampir bersamaan.

Mekanismenya bisa dijelaskan tanpa istilah rumit. Saat banyak orang di sebuah negara memburu stablecoin berbasis dolar, mereka membayarnya dengan uang lokal. Pihak yang menyediakan koin itu — para pembuat pasar, yang tugasnya selalu siap menjual dan membeli — tidak mau menanggung risiko selisih kurs. Maka mereka menyeimbangkan posisinya dengan menukar uang lokal yang mereka terima ke dolar. Aksi tukar itulah yang menambah pasokan mata uang lokal di pasar sekaligus menaikkan permintaan dolar, dan dari sanalah mata uang lokal tertarik turun. Semakin deras arus masuk ke stablecoin, semakin terasa tekanannya.

Yang perlu dipegang, temuan ini berbicara soal pola yang bergerak bersamaan, bukan hukum pasti yang berlaku di setiap keadaan. Besar-kecilnya efek bergantung pada seberapa ramai permintaan stablecoin dan sedalam apa pasar valuta lokal menyerap tekanan itu — di pasar yang tipis, dorongan kecil bisa terasa besar, sementara di pasar yang dalam efeknya bisa nyaris tak kelihatan. Yang menjadi sinyal untuk diperhatikan adalah lonjakan tajam volume pembelian stablecoin: bila itu muncul bersamaan dengan pelemahan mata uang lokal, pola yang dijelaskan studi ini sedang bekerja.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.