StandX Buka Alat Cek Kelayakan Airdrop DUSD Jelang Tutup Layanan
StandX membuka sebuah alat pengecek yang memungkinkan pengguna melihat apakah alamat mereka memenuhi syarat untuk airdrop DUSD sekaligus berapa jumlah yang dialokasikan, sebelum pembagian satu kali dilakukan. Langkah ini datang di tengah proses perusahaan menutup operasinya: StandX menghentikan layanan perpetual futures dan stablecoin-nya, dan menegaskan tidak akan menerbitkan token platform.
Inti dari kabar ini sederhana: ini bukan peluncuran produk baru, melainkan bagian dari penutupan yang tertib. Airdrop DUSD adalah cara perusahaan membagikan sisa nilai kepada komunitas saat layanan dihentikan, dan alat pengecek itu sekadar membuat prosesnya transparan — pengguna bisa tahu lebih dulu posisi mereka sebelum mengklaim.
Yang penting diperhatikan adalah jadwalnya. Klaim dibuka pada Sabtu, 31 Oktober pukul 20.00 waktu Timur AS, atau 1 November pukul 00:00 UTC, dan ditutup pada 31 Desember pukul 03.00 waktu Timur AS alias 08:00 UTC. Token yang tidak diklaim setelah tenggat itu akan hangus. Artinya, bagi yang merasa berhak, jendela waktunya terbatas dan tidak ada klaim susulan setelah batas tersebut lewat.
Soal bagaimana jumlah dihitung, StandX menyebut alokasi memperhitungkan pre-deposit, aktivitas Alpha, perdagangan di mainnet, market making, dan referral. Perusahaan juga akan menyaring klaim untuk mendeteksi aktivitas Sybil dan wash-trading — praktik membuat banyak akun palsu atau transaksi pura-pura demi mengerek jatah. Penyaringan semacam ini berarti besaran yang tertera di alat pengecek bisa bergantung pada lolos-tidaknya sebuah alamat dari pemeriksaan tersebut. Pembagian DUSD dilakukan sekali saja, tanpa periode penguncian, sehingga token yang sudah diklaim bisa langsung dipegang penuh oleh penerimanya.
Yang masih bisa mengubah gambaran adalah hasil penyaringan itu sendiri dan seberapa banyak pengguna yang benar-benar mengklaim sebelum tenggat. Angka yang muncul di alat pengecek adalah titik awal, bukan jaminan, dan sisa yang tak terklaim akan hangus — dua hal inilah yang layak dipantau sampai jendela klaim ditutup akhir tahun.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
