Spanyol Wajibkan Verifikasi Identitas untuk Setiap Transaksi di ATM Kripto
Spanyol mengesahkan Royal Decree 813/2026 pada Kamis, 8 Oktober, yang mewajibkan verifikasi identitas yang andal untuk setiap transaksi di ATM kripto di seluruh negeri. Inti perubahannya sederhana tetapi penting: tidak ada lagi transaksi yang bisa lewat tanpa pengecekan identitas penuh.
Selama ini sebagian transaksi bernilai kecil dikecualikan dari pengecekan identitas lengkap. Celah itulah yang kini ditutup. Alasannya terletak pada cara mesin ATM kripto bekerja: mesin ini mengubah uang tunai menjadi aset digital dengan cepat, sehingga kalau identitas penggunanya tidak dicatat, aliran dana menjadi sulit dilacak. Dengan mewajibkan verifikasi di setiap transaksi, besar atau kecil, otoritas berusaha memastikan ada jejak yang jelas di balik tiap uang yang berpindah lewat mesin tersebut. Inilah mengapa aturan ini masuk ke dalam kerangka anti pencucian uang Spanyol.
Beban penyesuaian jatuh ke operator mesin. Mereka diberi tenggat 18 bulan untuk memasang sistem identifikasi elektronik yang lebih canggih serta memperbarui prosedur transaksi, agar seluruh aktivitas ATM tunduk pada aturan verifikasi yang sama. Tenggat itu menjadi langkah kepatuhan konkret berikutnya yang harus mereka penuhi.
Langkah Spanyol ini sejalan dengan pengetatan serupa di tempat lain. Di Amerika Serikat, negara bagian Tennessee menerapkan sanksi pidana bagi pelanggaran terkait ATM kripto, sementara Minnesota mewajibkan operator menarik mesinnya dari lokasi publik. Pola yang muncul adalah pengawasan yang makin ketat terhadap mesin kripto, meski bentuk aturannya berbeda di tiap wilayah. Bagaimana operator di Spanyol menuntaskan pembaruan teknologi dalam 18 bulan ke depan akan menjadi hal yang menentukan seberapa mulus transisi ini berjalan.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
