Sony Bank Jajaki Bisnis Stablecoin Dolar AS Bareng Bastion
Sony Bank sedang menimbang masuk ke bisnis stablecoin berbasis dolar AS, sebuah langkah yang menandai minat perusahaan besar untuk lebih mengendalikan cara mereka memindahkan uang. Lewat kemitraan dengan Bastion Platforms yang diumumkan 1 Desember 2025, bank itu akan mengkaji kemungkinan menerbitkan token dolar guna menopang operasi Sony Group di Amerika Utara, bisa jadi lewat anak usaha di AS. Rencana ini masih dalam tahap pertimbangan — belum ada tanggal peluncuran maupun produk final.
Stablecoin adalah token digital yang nilainya dipatok ke mata uang biasa, di sini dolar AS, dengan cadangan dolar sungguhan di belakangnya. Bedanya dengan transfer bank biasa terletak pada penyelesaiannya: pemindahan dana bisa berjalan 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, langsung antarpihak tanpa harus menunggu jam kerja bank. Buat perusahaan sebesar Sony yang rutin memindahkan uang lintas negara, kecepatan dan kontrol seperti inilah yang jadi daya tariknya.
"Stablecoin tak perlu menggantikan pengalaman pelanggan untuk benar-benar memperbaiki operasi pembayaran," kata Nassim Eddequiouaq, CEO Bastion. Perusahaannya disebut menjadi satu-satunya penyedia penerbitan untuk inisiatif ini, menangani penerbitan token, pengelolaan cadangan, sekaligus penyimpanannya. Bastion sudah biasa membantu korporasi mengurus penyelesaian dan pengelolaan likuiditas stablecoin, termasuk penyelesaian di jaringan yang jalan nonstop.
Meski begitu, banyak hal yang belum diputuskan. Materi yang beredar tidak menyebut nama token, jaringan yang dipakai, maupun bagaimana cadangannya disusun. Belum ada pula kejelasan soal skenario penggunaan dan restu regulator untuk bisa diluncurkan. Sama pentingnya untuk dicatat: minat satu bank besar bukan berarti perusahaan ramai-ramai hendak meninggalkan jaringan kartu seperti Visa atau Mastercard — informasi yang ada tidak menunjukkan hal itu, dan tidak ada angka soal biaya kartu, ongkos stablecoin, atau kecepatan penyelesaian yang bisa dibandingkan.
Bastion sendiri bukan pemain baru di ceruk ini; ia menyediakan dompet, kustodi, pengelolaan cadangan, hingga jalur masuk-keluar dana bagi perusahaan dan lembaga keuangan. Pada 24 September 2025 startup ini mengumpulkan 14,6 juta dolar AS dalam satu putaran pendanaan, membawa total dana yang dihimpunnya ke atas 40 juta dolar. Putaran itu dipimpin Coinbase Ventures, dengan Sony Innovation Fund, a16z crypto, Samsung Next, dan Hashed ikut serta.
Yang perlu diperhatikan ke depan adalah apakah kajian ini berlanjut menjadi produk nyata, dan syarat regulasi apa yang harus dipenuhi sebelum token semacam itu boleh dipakai. Selama semua itu belum jelas, kabar ini lebih tepat dibaca sebagai sinyal arah — perusahaan besar mulai serius melirik infrastruktur pembayaran berbasis token — ketimbang sebagai peristiwa yang sudah pasti terwujud.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
