Setahun Setelah 'Crash 1011', Risiko di Pasar Kripto Belum Benar-Benar Hilang
Setahun setelah guncangan yang dikenal sebagai 'Crash 1011', pasar kripto disebut masih berdiri di atas fondasi yang rapuh: kerentanan yang memicu jatuhnya harga waktu itu sebagian besar belum hilang. Satu hal yang perlu dipahami pembaca adalah bahwa sebuah crash jarang datang dari satu berita buruk saja — ia biasanya lahir dari tiga hal yang sudah lama menumpuk dan saling memperparah.
Yang pertama adalah leverage, yaitu kebiasaan membeli dengan modal pinjaman. Leverage membuat untung terasa besar saat harga naik, tapi ia bekerja dua arah: begitu harga turun, pihak yang meminjamkan menagih atau menutup posisi secara paksa. Penjualan paksa itu menekan harga lebih dalam, yang lalu memicu penjualan paksa berikutnya — seperti efek bola salju. Semakin banyak posisi yang dibangun dari pinjaman, semakin keras bola salju itu bisa menggelinding.
Yang kedua adalah likuiditas yang tipis, yakni sedikitnya pembeli yang siap menampung saat banyak orang ingin keluar bersamaan. Kalau pembeli sedikit, harga tidak turun pelan-pelan melainkan terjun, karena penjual terpaksa menerima tawaran berapa pun yang ada. Di sinilah penurunan kecil bisa berubah cepat menjadi penurunan tajam.
Yang ketiga adalah contagion, atau penularan. Pemain-pemain di pasar kripto saling terhubung — satu pihak meminjam dari pihak lain, satu platform menyimpan aset di platform lain. Ketika satu titik bermasalah, kesulitannya menjalar ke pihak-pihak yang terkait, mirip satu kartu domino yang menjatuhkan deretan di belakangnya.
Kabar pentingnya bukan bahwa crash pasti terulang, melainkan bahwa bahan bakarnya masih ada. Arahnya sendiri tetap tidak pasti dan bergantung pada kondisi yang berubah-ubah. Yang bisa menenangkan gambaran ini adalah berkurangnya posisi pinjaman dan membaiknya jumlah pembeli; yang justru memperburuk adalah kembali menumpuknya leverage saat suasana sedang tenang. Buat pembaca, tiga kata itu — utang, likuiditas, penularan — adalah lampu peringatan yang layak terus diperhatikan, bukan sekadar untuk hari ini tetapi setiap kali pasar terasa terlalu ramai.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
