Serangan Houthi Tekan Aliran Minyak Timur Tengah, Ongkos Tanker Ikut Naik | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Serangan Houthi Tekan Aliran Minyak Timur Tengah, Ongkos Tanker Ikut Naik

Serangan kelompok Houthi menekan aliran minyak mentah dari Timur Tengah, dan salah satu dampak yang paling cepat terlihat adalah naiknya ongkos sewa kapal tanker. Inti ceritanya sederhana: ketika jalur laut dianggap berbahaya, biaya mengangkut minyak lewat jalur itu ikut membengkak, dan biaya itulah yang pelan-pelan bisa merembet ke harga minyak.

Mekanismenya begini. Sebagian besar minyak dunia berpindah lewat kapal, menyusuri jalur-jalur laut sempit di kawasan Timur Tengah. Kalau kapal-kapal di jalur itu terancam, pemilik kapal menuntut bayaran lebih tinggi untuk menanggung risiko, dan sebagian memilih memutar lewat rute lebih jauh yang makan waktu dan bahan bakar. Dua-duanya membuat biaya angkut naik. Karena ongkos angkut adalah bagian dari harga minyak sampai ke pembeli, gangguan di laut bisa terasa di harga, bukan karena minyaknya habis, tapi karena memindahkannya jadi lebih mahal dan lebih tidak pasti.

Yang membuat situasi ini sulit dibaca adalah ketidakpastiannya sendiri. Pasar bereaksi bukan hanya pada apa yang sudah terjadi, tapi pada kekhawatiran soal apa yang bisa terjadi berikutnya. Kalau serangan mereda dan pelayaran kembali tenang, tekanan pada ongkos tanker bisa kendur lagi. Sebaliknya, kalau gangguan meluas atau berlangsung lama, risiko pada pasokan akan terus jadi bahan perhitungan pasar. Arahnya belum pasti dan sangat bergantung pada perkembangan di lapangan; yang bisa dilakukan pembaca adalah mengikuti dua hal, yakni seberapa aman jalur pelayaran dan ke mana arah ongkos tanker, karena keduanya jadi petunjuk awal sebelum harga minyak bergerak.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.