Senator AS Dorong Aturan Kripto yang Lebih Jelas Usai Peretasan Besar
Senator Amerika Serikat Cynthia Lummis kembali mengangkat wacana aturan kripto yang lebih jelas, menyebut rancangan undang-undang bernama CLARITY Act bisa membantu perusahaan kripto saat menghadapi peretasan besar — termasuk insiden yang menimpa Binance dengan nilai disebut mencapai 6 miliar dolar AS. Inti ceritanya satu: yang sedang dibahas baru soal kepastian hukum, bukan sesuatu yang sudah berlaku.
Kenapa sebuah aturan bisa berpengaruh justru saat terjadi peretasan? Ketika rambu-rambunya jelas, perusahaan tahu persis kewajiban dan haknya saat dananya dibobol: kepada siapa harus melapor, lembaga mana yang mengawasi, dan langkah hukum apa yang bisa ditempuh untuk menelusuri atau memulihkan aset. Tanpa aturan yang terang, hal-hal itu masuk ke wilayah abu-abu, dan penanganannya jadi lebih lambat serta tidak pasti. Di situlah gagasan seperti CLARITY Act diklaim bisa menolong.
Meski begitu, ini masih sebatas pembahasan. Estimasi yang beredar hanya menaruh peluang sekitar 5,8% bahwa langkah itu benar-benar lolos. Artinya, untuk saat ini wacana tersebut lebih banyak bicara soal arah kebijakan ke depan ketimbang perubahan yang akan terasa dalam waktu dekat.
Yang perlu diperhatikan adalah apakah dukungan di parlemen bertambah dan apakah proses pemungutan suara mulai bergerak. Selama peluangnya masih setipis itu, ketidakpastian soal aturan kripto belum hilang — dan itulah yang membuat sentimen di sektor ini cenderung berhati-hati.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
