Saylor: Jumlah Pengguna, Bukan Undang-Undang, Jadi Perisai Terbaik Kripto | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Saylor: Jumlah Pengguna, Bukan Undang-Undang, Jadi Perisai Terbaik Kripto

Michael Saylor menyatakan bahwa pertahanan terbaik bagi aset kripto bukan datang dari sebuah undang-undang, melainkan dari banyaknya orang yang benar-benar memakainya. Menurut dia, aturan yang dibuat lembaga pengawas ditambah basis sekitar 50 juta pengguna yang merasa puas bisa melindungi aset digital lebih baik daripada mengandalkan rancangan undang-undang CLARITY.

Gagasan intinya sederhana. Sebuah aturan tertulis bisa berubah, ditunda, atau dilemahkan seiring pergantian arah politik. Tetapi ketika puluhan juta orang sudah memakai sesuatu dan merasa diuntungkan, memberangus atau membatasinya menjadi jauh lebih mahal secara politik. Pembuat kebijakan cenderung berpikir dua kali untuk menyentuh hal yang sudah menyatu dengan keseharian banyak pemilih. Di titik itulah jumlah pengguna berubah menjadi semacam perisai: bukan karena ada pasal yang menjaminnya, tetapi karena penggunanya terlalu banyak untuk diabaikan.

Di sisi lain, aturan dari lembaga pengawas dianggap Saylor lebih tahan lama karena bekerja pada tingkat pelaksanaan sehari-hari, bukan sekadar janji di atas kertas. Kombinasi keduanya — pemakaian yang luas dan rambu yang jelas dari otoritas — yang menurutnya membuat aset digital lebih sulit digoyahkan.

Yang perlu diingat, ini adalah pandangan satu tokoh soal cara terbaik melindungi industri, bukan kepastian arah kebijakan. Nasib rancangan seperti CLARITY tetap bergantung pada proses politik yang bisa berubah, dan besarnya basis pengguna pun butuh waktu untuk terbentuk. Bagi pembaca, sinyal yang layak dipantau adalah dua hal ini: seberapa cepat jumlah pemakai bertambah, dan seberapa tegas lembaga pengawas menetapkan aturannya.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.