Satu Dana Tukar Posisi: Keluar dari Iklan Digital, Masuk ke Pemantau Software
Sebuah dana kelola bernama Vision Capital Fund melepas seluruh kepemilikannya di perusahaan teknologi iklan The Trade Desk sepanjang kuartal ketiga 2026, dan pada periode yang sama membuka posisi baru di Datadog. Dua langkah yang terlihat terpisah ini sebenarnya digerakkan oleh satu cara berpikir yang sama: memindahkan uang dari bisnis yang pertumbuhannya mulai tertinggal ke bisnis yang justru diuntungkan ketika dunia software makin ramai dan rumit.
Alasan keluar dari The Trade Desk disebut sederhana saja: pertumbuhan pendapatannya terus kalah cepat dibanding pemain besar lain yang juga bermain di iklan, seperti Amazon, Meta, Google, dan Walmart. Di bisnis iklan digital, perhatian pengguna adalah bahan bakarnya, dan perhatian itu menumpuk di segelintir raksasa. Google saja menguasai 91% pencarian internet, berada di 69% ponsel lewat Android, 68% peramban lewat Chrome, serta lebih dari 70% pangsa untuk YouTube, Gmail, Maps, dan Play Store. Ketika sebagian besar lalu lintas dan data pengguna terkumpul di tangan yang sedikit, pemain di luar lingkaran itu harus bekerja lebih keras hanya untuk tumbuh, dan itulah yang tercermin dari pertumbuhan yang tertinggal tadi.
Di sisi lain, Datadog dipilih justru karena arah angin yang berlawanan. Semakin banyak perusahaan memindahkan operasinya ke cloud, software mereka tidak lagi berupa satu program utuh, melainkan pecah menjadi banyak bagian kecil yang berjalan di banyak tempat sekaligus. Begitu sistem dipecah seperti itu, akan jauh lebih sulit melihat di mana letak masalah saat ada yang melambat atau rusak. Di sinilah alat pemantauan dan observability bekerja: fungsinya seperti papan instrumen yang mengumpulkan sinyal dari semua bagian tadi menjadi satu layar, supaya tim bisa tahu apa yang terjadi tanpa menebak-nebak. Logikanya lugas: makin besar dan makin rumit software yang dikelola perusahaan, makin besar pula kebutuhan akan alat yang mengawasinya. Pertumbuhan cloud yang kuat, dengan kata lain, menjadi bahan bakar langsung bagi bisnis semacam Datadog.
Yang perlu diingat, ini adalah keputusan satu dana pada satu kuartal, bukan vonis atas nasib kedua perusahaan. Gambarannya bisa berubah: kalau pertumbuhan The Trade Desk kembali cepat, atau sebaliknya kalau belanja perusahaan untuk cloud melambat, alasan di balik rotasi ini ikut bergeser. Cara membacanya bukan sebagai sinyal untuk ikut membeli atau menjual, melainkan sebagai contoh bagaimana seorang investor menilai mana bisnis yang arah anginnya sedang berpihak dan mana yang tidak — logika yang bisa Anda pakai lagi saat membaca kabar serupa besok.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
