Saham Tokenisasi Tembus US$16,8 Miliar Volume DEX dalam 30 Hari
Instrumen saham tokenisasi mencatat volume perdagangan sekitar US$16,8 miliar di bursa terdesentralisasi (DEX) selama periode 30 hari yang dikutip pada 10 Oktober, dengan aktivitas tersebar di 22 tempat perdagangan. Angka sebesar ini menunjukkan satu hal: jembatan antara saham biasa dan venue perdagangan kripto kini mulai ramai dilalui.
Yang dimaksud saham tokenisasi adalah token di jaringan blockchain yang mewakili eksposur ke saham tradisional — termasuk saham dan produk dana (ETF) Amerika. Idenya sederhana: alih-alih membeli lembar saham lewat bursa konvensional, nilai saham itu "dibungkus" menjadi token yang bisa diperjualbelikan di venue kripto. Karena token itu hidup di blockchain, perpindahannya mengikuti aturan main pasar kripto, bukan jam dan mekanisme bursa saham biasa. Itulah sebabnya volume sebesar ini bisa terkumpul di tempat yang dulu hanya dikenal untuk aset digital.
Sebagian besar aktivitas terkonsentrasi di segelintir venue. Uniswap v4 dan v3 bersama-sama menyumbang sekitar US$6,7 miliar, setara 39,7% dari total — pertanda bahwa meski tersebar di 22 tempat, sebagian besar perputaran masih berpusat pada pemain terbesar.
Seberapa jauh tren ini berlanjut belum pasti dan sangat bergantung pada dua hal: seberapa cepat pasar aset tokenisasi berkembang, dan apakah muncul kejelasan aturan untuk instrumen keuangan berbasis blockchain. Selama kerangka regulasinya masih dibentuk, besaran dan arah volume seperti ini bisa berubah; kejelasan aturan yang lebih tegas biasanya menjadi sinyal awal apakah momentum ini menguat atau justru melambat.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
