Saham Tokenisasi 24 Jam Melangkah Maju Lewat Celah Regulasi di AS
Sebuah usaha patungan yang menggabungkan bursa saham mapan Intercontinental Exchange (induk NYSE) dengan bursa kripto OKX mengajukan permohonan izin ke regulator Amerika Serikat untuk menjalankan platform perdagangan saham tokenisasi yang buka 24 jam, tujuh hari seminggu. Mantan Gubernur New York Andrew Cuomo, yang ikut memimpin usaha bernama OKXICE itu, menyebutnya sebagai langkah pertama yang nyata menuju perdagangan saham Amerika secara global tanpa mengenal jam tutup.
Inti ceritanya sederhana: selama ini saham hanya bisa diperdagangkan pada jam bursa buka. "Tokenisasi" berarti kepemilikan satu saham dicatat sebagai token digital di jaringan blockchain, sehingga bisa berpindah tangan kapan saja, termasuk tengah malam atau akhir pekan, tanpa menunggu bursa tradisional buka. Itulah yang membuat perdagangan non-stop jadi mungkin.
Yang menarik, langkah ini maju bukan karena ada undang-undang baru yang memberi lampu hijau, melainkan justru karena satu undang-undang gagal disahkan. Ketika CLARITY Act tak lolos di Senat, menurut Cuomo, muncul kekosongan aturan yang kemudian diisi oleh lembaga regulator. SEC lalu mengeluarkan semacam pengecualian untuk inovasi: perusahaan boleh menokenisasi saham dalam skala terbatas lebih dulu, dengan batas pada volume dan jumlah ticker, sebelum nanti diperluas. Jadi yang membuka pintu bukan aturan yang permisif, tapi celah yang ditafsirkan secara hati-hati.
Karena fondasinya adalah pengecualian dari sebuah lembaga, bukan undang-undang, gambarannya belum tentu permanen. Cuomo sendiri menyinggung bahwa hasil pemilu sela bisa mengubah susunan Kongres, dan Kongres yang baru pada akhirnya bisa meninjau ulang CLARITY Act. Dengan kata lain, pijakan hukum untuk perdagangan 24 jam ini masih bisa bergeser mengikuti arah politik — ini bagian dari cerita, bukan sekadar catatan kaki.
Tak semua perusahaan menyambut. Cerebras Systems, misalnya, menyatakan tidak ingin sahamnya ditokenisasi, dan Cuomo memperkirakan akan ada lebih banyak perusahaan yang memilih menunggu dan melihat. Ia menggambarkan ini sebagai perubahan radikal pada sistem keuangan tradisional, dan perubahan selalu membawa guncangan; menurutnya, pendekatan SEC yang terbatas dan berhati-hati justru memberi ruang bagi regulator untuk menyesuaikan diri saat masalah muncul.
Di sisi infrastruktur, jaringan Solana disebut sudah berada di depan dalam pergeseran ini — pada September lalu, dalam waktu singkat, jaringan itu sempat memproses lebih banyak transaksi ketimbang NYSE seiring makin dalamnya aset dunia nyata masuk ke infrastruktur kripto. Perusahaan Securitize juga berencana membawa 12 saham besar AS, termasuk Apple, Nvidia, dan Tesla, ke Solana, lalu memperluasnya ke platform digital NYSE mendatang dan venue OKXICE.
Untuk pembaca, yang perlu dipegang bukan soal siapa yang pasti menang, melainkan arah besarnya: perdagangan saham sedang bereksperimen keluar dari batas jam dan tempat yang selama ini mengikatnya. Seberapa jauh dan seberapa cepat eksperimen itu berjalan akan sangat bergantung pada bagaimana regulator memperlakukan pengecualian ini dan ke mana arah politik di Kongres berikutnya.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
