RUU CLARITY Berpotensi Tertunda Dua Tahun Usai Kekalahan Republik di Pemilu Sela | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

RUU CLARITY Berpotensi Tertunda Dua Tahun Usai Kekalahan Republik di Pemilu Sela

Pembahasan aturan kripto di Amerika Serikat berpotensi molor sekitar dua tahun. Seorang analis memperkirakan RUU CLARITY bisa tertunda setelah Partai Republik kalah dalam pemilu sela (midterm).

Cara mudah memahaminya: sebuah undang-undang butuh dukungan suara di parlemen dan waktu untuk dibahas. Ketika komposisi kekuatan politik berubah, jadwal pembahasan ikut bergeser, dan aturan yang sedang disiapkan bisa tertahan. Selama belum ada kepastian, pelaku pasar bisa menjadi lebih berhati-hati, karena belum jelas aturan main yang akan berlaku.

Perdebatannya juga tidak hanya berhenti di RUU CLARITY. Analis yang sama mengingatkan bahwa bursa kripto, yaitu tempat orang membeli dan menjual aset digital, serta stablecoin, yaitu koin kripto yang nilainya dikaitkan dengan mata uang seperti dolar, bisa ikut menghadapi aturan federal yang lebih ketat. Jika itu terjadi, dampaknya tidak berhenti pada satu undang-undang, melainkan pada cara platform kripto beroperasi.

Arah ke depan masih bergantung pada perkembangan politik dan pembahasan di Kongres, yang belum pasti. Yang perlu dipantau adalah jadwal pembahasan RUU ini dan sikap para pembuat kebijakan terhadap bursa serta stablecoin. Jika jadwal terus mundur, ketidakpastian aturan kemungkinan akan terbawa lebih lama.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.