Reli Saham Teknologi Bertahan Kuat, tapi Melangkah Hati-hati ke Kuartal Terakhir
Pasar saham Amerika sedang menuju pencapaian yang jarang terjadi: indeks Nasdaq dan S&P 500 diperkirakan menutup tahun dengan kenaikan dua digit untuk empat tahun berturut-turut — sesuatu yang terakhir kali terjadi pada akhir dekade 1990-an. Mesin utama di balik reli panjang ini adalah saham-saham teknologi. Namun saat memasuki kuartal terakhir tahun, ada satu hal yang berpotensi mengganggu langkahnya: suku bunga yang naik.
Kenapa suku bunga jadi penting buat saham? Ketika bunga naik, imbal hasil dari instrumen yang dianggap lebih aman ikut naik, sehingga sebagian investor tergoda memindahkan dana dari saham ke tempat yang terasa lebih pasti. Bunga yang lebih tinggi juga membuat nilai keuntungan perusahaan di masa depan terasa lebih kecil bila dihitung untuk hari ini — dan saham teknologi, yang harganya banyak bertumpu pada harapan laba bertahun-tahun ke depan, biasanya paling sensitif terhadap hitungan seperti ini.
Belum ada kepastian apakah reli ini akan berlanjut atau justru melambat, dan arah ke depan sangat bergantung pada data. Yang layak dipantau adalah ke mana suku bunga bergerak: selama bunga relatif jinak, mesin teknologi masih punya ruang untuk melaju; kalau bunga terus merangkak naik, tekanan ke saham — terutama teknologi — bisa bertambah. Rekor empat tahun beruntun memperlihatkan betapa kuat momentumnya, tapi rekor sepanjang itu pula yang membuat ruang untuk kejutan jadi lebih besar.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
