Program Hadiah Stablecoin Lama Tetap Harus Diperiksa Satu per Satu
Regulator perbankan Amerika Serikat, OCC (Office of the Comptroller of the Currency), menegaskan bahwa program hadiah stablecoin yang sudah berjalan sebelum undang-undang GENIUS Act tidak akan otomatis dianggap patuh. Setiap skema lama tetap harus melewati pemeriksaan satu per satu, dengan standar yang sama seperti program yang baru dibuat. Aturan final ini diterbitkan Rabu dan menjadi aturan final pertama dari regulator perbankan federal yang menerjemahkan GENIUS Act.
Inti ceritanya sederhana: tidak ada jalan pintas karena sudah lebih dulu ada. Banyak penerbit mungkin berharap program yang mereka jalankan sejak lama otomatis lolos begitu undang-undang berlaku. OCC menutup harapan itu. Tua atau baru, aturannya satu.
Kenapa ini penting bisa dipahami dari apa yang dilarang undang-undang tersebut. GENIUS Act melarang penerbit stablecoin pembayaran memberi bunga atau imbal hasil lain kepada pemegang token semata-mata karena mereka memegang, memakai, atau menyimpan token itu. Sederhananya, sebuah stablecoin tidak boleh berfungsi seperti rekening tabungan yang membayar bunga hanya karena Anda menaruh uang di sana. Larangan ini bahkan bisa menjangkau pembayaran yang disalurkan lewat perantara, bila pembayaran itu dilakukan atas nama penerbit. Namun ada celah: hadiah yang sebagian terkait dengan aktivitas lain bisa saja berada di luar larangan, tergantung bagaimana skemanya dirancang. Di sinilah pemeriksaan kasus per kasus menjadi masuk akal, karena garis antara "imbal hasil terlarang" dan "hadiah atas aktivitas lain" tidak selalu hitam-putih.
Menariknya, OCC justru mencabut usulan awal yang akan menganggap skema tertentu yang melibatkan afiliasi atau pihak ketiga terkait sebagai otomatis melanggar. Alih-alih memakai praduga seperti itu, OCC memilih menilai fakta setiap kasus, sambil tetap memegang wewenang untuk menindak upaya mengakali undang-undang. Jadi pintu tidak ditutup rapat, tetapi juga tidak dibuka lebar.
Aturan yang lebih luas ini turut menetapkan persyaratan bagi penerbit stablecoin yang diawasi OCC, termasuk penerbit asing, serta sebagian kegiatan kustodi. Yang dimaksud stablecoin pembayaran adalah aset digital yang dirancang untuk pembayaran dan dapat ditebus pada nilai tetap.
Yang masih menggantung adalah soal waktu. OCC akan mengumumkan terpisah kapan mulai menerima permohonan penerbit dan permintaan keringanan, sehingga jadwal praktisnya belum pasti. Aturan final dan GENIUS Act sendiri baru berlaku pada 18 Januari 2027. Artinya, bagi pelaku pasar stablecoin, periode hingga tanggal itu menjadi masa penyesuaian — dan pengumuman lanjutan dari OCC soal kapan aplikasi dibuka adalah sinyal berikutnya yang layak dipantau.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
