Premi Saham Perusahaan Penimbun Kripto Mulai Pudar, Model Treasury Diuji | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Premi Saham Perusahaan Penimbun Kripto Mulai Pudar, Model Treasury Diuji

Sebuah laporan dari DWF Ventures menyoroti bahwa model "treasury kripto" — perusahaan yang menjadikan penimbunan aset kripto di neracanya sebagai inti nilai perusahaan — sampai di titik balik, karena premi yang selama ini melekat pada saham mereka perlahan memudar.

Intinya begini. Selama ini saham perusahaan semacam itu sering dihargai lebih tinggi daripada nilai kripto yang benar-benar mereka pegang. Selisih di atas nilai aset itulah yang disebut premi. Investor mau membayar lebih karena membeli sahamnya dianggap cara praktis untuk ikut memiliki kripto tanpa harus menyimpan asetnya sendiri.

Premi itu bukan sekadar angka gengsi, tapi bahan bakar modelnya. Selama harga sahamnya di atas nilai aset, perusahaan bisa menerbitkan saham baru dengan harga mahal, memakai dana segar itu untuk membeli lebih banyak kripto, lalu menambah porsi kripto per lembar saham. Putaran ini saling menguatkan selama premi bertahan. Begitu premi menipis dan harga saham mendekati — atau turun di bawah — nilai aset yang dipegang, menerbitkan saham baru tak lagi menguntungkan, dan mesin yang tadinya berputar sendiri kehilangan tenaga.

Arah dari sini belum bisa dipastikan dan sangat bergantung pada bagaimana selisih itu bergerak ke depan. Yang perlu diperhatikan pembaca adalah apakah premi terus menyusut atau justru pulih, dan bagaimana perusahaan-perusahaan penimbun kripto menyesuaikan diri kalau jalur pendanaan lama itu memang mengering.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.