Posisi 'Long' Tanggung Mayoritas Likuidasi Kripto Senilai $64,2 Juta | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Posisi 'Long' Tanggung Mayoritas Likuidasi Kripto Senilai $64,2 Juta

Posisi kripto dengan leverage senilai total $64,2 juta ditutup paksa dalam 24 jam hingga pukul 7 malam waktu New York pada Minggu, 1 November, dan kali ini yang paling banyak kena adalah pihak yang bertaruh harga akan naik. Dari keseluruhan, posisi *long* menyumbang $36,5 juta atau sekitar 57% kerugian, sementara posisi *short* $27,7 juta. Seluruhnya mencakup 26.941 order.

Untuk memahami kenapa angka ini bergerak, perlu dilihat apa yang sebenarnya terjadi saat sebuah posisi "dilikuidasi". Banyak trader kripto meminjam dana (leverage) agar taruhannya lebih besar daripada modal yang mereka setor. Selama harga bergerak ke arah yang mereka tebak, untungnya ikut membesar. Tapi begitu harga berbalik melawan, modal jaminan mereka menipis; saat jaminan itu tak lagi cukup menutup risiko, bursa otomatis menutup paksa posisi tersebut. Jadi gelombang likuidasi long umumnya muncul ketika harga turun lebih cepat dari yang diantisipasi para pembeli—dan sebaliknya untuk short saat harga melonjak.

Yang menarik, gambarannya tidak seragam di tiap aset. Bitcoin justru memimpin total likuidasi dengan $15,1 juta, tapi mayoritasnya—$10,4 juta—datang dari posisi short, bukan long. Ether menyusul di $12,2 juta dengan komposisi sebaliknya: $6,2 juta dari long dan $5,9 juta dari short. Pola "long lebih banyak kena" ini juga terlihat pada Solana ($4,7 juta, hampir semuanya long), Zcash ($3,9 juta), dan Pepe ($1,5 juta), sementara ESPORTS ($2,1 juta) dan Bitcoin condong ke sisi short. Artinya, pergerakan harga pada periode itu menekan dua arah sekaligus, tergantung asetnya.

Berdasarkan bursa, Binance mencatat angka terbesar $46 juta, diikuti OKX $11,8 juta dan Bybit $6,4 juta. Likuidasi tunggal terbesar adalah posisi short Bitcoin senilai $1,2 juta di Binance pada pukul 6:39 malam waktu New York, Minggu.

Satu hal yang layak dicatat: pada snapshot 24 jam sebelumnya, total likuidasi justru lebih besar, $70,71 juta, dan saat itu pihak short-lah yang menanggung kerugian lebih banyak. Perannya kini berbalik. Pembalikan seperti ini biasa terjadi ketika harga bergoyang naik-turun dalam rentang singkat, menjebak kedua sisi secara bergantian. Data likuidasi sendiri bersifat melihat ke belakang—ia merekam posisi yang sudah tutup, bukan ke mana harga akan bergerak berikutnya. Yang bisa mengubah gambaran ke depan adalah seberapa tajam harga bergerak dan seberapa besar leverage yang masih menumpuk di pasar; keduanya baru akan terbaca pada snapshot-snapshot selanjutnya.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.