Posisi Jual Menumpuk, Nikkei dan Kospi Rawan Reli Mendadak
Indeks saham Jepang, Nikkei, dan indeks Korea Selatan, Kospi, berpotensi melonjak cepat hanya dengan kabar baik yang tergolong biasa saja. Yang membuatnya menarik bukan besarnya berita, melainkan banyaknya pelaku pasar yang saat ini justru bertaruh harga akan turun.
Ketika seseorang bertaruh harga turun, ia lebih dulu menjual dengan harapan bisa membeli kembali di harga lebih murah. Persoalannya, kalau harga malah naik, mereka terpaksa membeli kembali untuk menahan kerugian. Pembelian dadakan itulah yang justru ikut mendorong harga naik lagi — makin banyak yang buru-buru menutup posisi, makin kencang harga terangkat. Efek beruntun ini sering disebut short-covering, dan ia bisa membuat kenaikan terasa jauh lebih tajam ketimbang pemicunya. Memahami satu hal ini berguna: reli yang kelihatan berlebihan kadang bukan soal berita hebat, tapi soal banyaknya taruhan turun yang harus ditutup sekaligus.
Karena posisi jual di Nikkei dan Kospi sedang menumpuk, ruang untuk lonjakan semacam itu terbuka lebar. Namun ini soal posisi pasar, bukan jaminan arah. Katalis positifnya tetap harus muncul lebih dulu; jika kabar yang datang justru negatif, tekanan turun bisa berlanjut dan tumpukan posisi jual malah bertambah. Maka yang layak dipantau adalah apakah muncul pemicu positif yang nyata untuk menyalakan proses tutup posisi tadi.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
