Perusahaan Kripto Mulai Pakai AI Anthropic untuk Buru Celah Keamanan | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Perusahaan Kripto Mulai Pakai AI Anthropic untuk Buru Celah Keamanan

Dua perusahaan pengembang kripto, Nethermind dan ZEUS, mengincar akses ke alat pemindai keamanan berbasis kecerdasan buatan yang disediakan Anthropic secara gratis. Alat ini memakai model bernama Claude Mythos untuk menyisir kode perangkat lunak dan menandai titik-titik yang berpotensi menjadi celah keamanan.

Intinya sederhana: di dunia kripto, satu baris kode yang keliru bisa menjadi pintu masuk bagi pihak jahat. Perangkat lunak yang mengurus aset digital biasanya rumit dan ditulis cepat, sementara mata manusia punya batas dalam membaca ribuan baris kode. Di sinilah AI masuk — ia bisa membaca kode dalam jumlah besar dan menunjukkan bagian yang mencurigakan jauh lebih cepat, sehingga pengembang tahu di mana harus memeriksa lebih dalam sebelum masalahnya dipakai orang lain. Menariknya, alat semacam ini ditawarkan tanpa biaya, yang membuatnya lebih mudah dijangkau tim pengembang kecil sekalipun.

Langkah dua perusahaan ini menandakan bahwa keamanan semakin dianggap sebagai urusan serius di industri kripto, bukan sekadar pelengkap. Bagi Anda yang mengikuti pasar, hal ini menunjukkan arah di mana pemain di sektor ini berusaha memperkuat fondasinya. Namun penting diingat bahwa minat memakai alat bantu belum tentu langsung berubah menjadi hasil nyata, dan belum ada rincian soal seberapa luas penerapannya. Yang layak diperhatikan ke depan adalah apakah pendekatan seperti ini benar-benar mengurangi insiden keamanan dari waktu ke waktu — itulah ukuran yang lebih jujur ketimbang pengumumannya saja.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.