Perak Tertekan di Dekat $54 Sambil Menanti Arah Kebijakan The Fed
Harga perak (XAG/USD) bergerak hati-hati di kisaran $54 pada perdagangan sesi Eropa hari Senin, bertengger tak jauh di atas titik terendahnya tahun ini di $53 yang baru saja tercetak Jumat lalu. Pergerakan yang lesu ini memperlihatkan sisi rapuh perak saat ini: alih-alih memantul kuat, harga lebih memilih menunggu.
Yang menahan langkah perak adalah pertanyaan besar soal arah kebijakan bunga bank sentral Amerika, The Fed. Di sinilah letak mekanismenya, dan ini berguna untuk dipahami karena polanya berulang di banyak berita. Perak, seperti emas, tidak memberi bunga atau kupon kepada pemegangnya. Jadi ketika suku bunga di Amerika cenderung tinggi atau arahnya belum jelas, menyimpan dolar maupun instrumen berbunga terasa lebih menarik dibanding memegang logam yang tidak menghasilkan apa-apa. Daya tarik perak pun ikut meredup. Tekanan ini kerap diperkuat oleh dolar yang menguat, sebab perak dihargai dalam dolar — ketika dolar mahal, perak menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar Amerika, dan permintaan bisa melemah.
Arahnya dari sini belum pasti dan sangat bergantung pada data. Yang perlu diperhatikan pembaca adalah sinyal apa pun soal langkah bunga The Fed berikutnya: nada yang mengisyaratkan bunga tetap tinggi lebih lama cenderung menambah beban bagi perak, sementara sinyal yang lebih longgar bisa membuka ruang pemulihan. Selama kejelasan itu belum datang, sikap hati-hati seperti yang terlihat hari ini wajar saja mewarnai pasar.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
