Perak Tertahan di Bawah $61 Jelang Data Lowongan Kerja AS
Harga perak melemah dan bertahan di bawah $61 sementara pelaku pasar memilih menunggu satu angka penting dari Amerika Serikat: data lowongan kerja. Pelemahan ini bukan karena ada kabar buruk langsung dari perak itu sendiri, melainkan karena semua mata sedang tertuju pada seberapa kuat pasar tenaga kerja AS, dan itu menahan minat beli untuk sementara.
Hubungannya begini. Perak tidak memberi bunga; ia hanya berupa logam yang harganya naik-turun. Ketika ada tanda-tanda ekonomi AS masih panas — misalnya lowongan kerja tetap banyak — muncul dugaan bank sentral tidak perlu buru-buru menurunkan suku bunga. Suku bunga yang bertahan tinggi membuat menyimpan dolar atau aset berbunga terasa lebih menarik dibanding memegang logam yang tidak menghasilkan bunga, sehingga tekanan jual pada perak cenderung bertambah. Sebaliknya, jika datanya lemah, logika itu bisa berbalik. Pemahaman sederhana ini bisa dipakai lagi setiap kali ada rilis data pekerjaan AS.
Karena itu, arah perak setelah ini sangat bergantung pada isi laporan tersebut, dan hasilnya belum bisa dipastikan ke mana. Angka lowongan kerja yang lebih tinggi dari perkiraan biasanya menambah beban bagi perak, sedangkan angka yang lebih rendah bisa memberi ruang bernapas. Yang jelas, sikap wait-and-see inilah yang untuk sementara membuat harga menggantung di bawah $61.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
