Perak Terperosok ke Titik Terendah 11 Bulan di Kisaran US$52,60 | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Perak Terperosok ke Titik Terendah 11 Bulan di Kisaran US$52,60

Harga perak (XAG/USD) turun ke titik terendah dalam 11 bulan, menyentuh kisaran US$52,60 pada sesi perdagangan Eropa hari Kamis. Yang menarik dari pelemahan kali ini bukan seberapa dalam penurunannya, melainkan apa yang **tidak** menggerakkannya.

Biasanya perak bergerak mengikuti dua hal yang gampang dikenali. Pertama, ekspektasi suku bunga bank sentral Amerika (Fed). Kalau pasar memperkirakan bunga akan lebih tinggi dan bertahan lebih lama, logam seperti perak cenderung tertekan — sebab perak tidak memberi bunga, sehingga memegangnya jadi kurang menarik dibanding aset yang menghasilkan imbal hasil. Kedua, ketegangan geopolitik seperti di Timur Tengah. Saat risiko naik, sebagian pemodal lari ke logam sebagai tempat berlindung, dan itu biasanya menahan harga agar tidak jatuh.

Kali ini kedua faktor itu bukan pendorong utamanya. Tekanan pada perak justru dikaitkan dengan hal yang berbeda, yaitu rencana belanja modal besar-besaran (capex) di sektor kecerdasan buatan (AI). Artinya pola yang biasa dipakai pasar untuk membaca perak sedang tidak berlaku seperti biasa — penurunan terjadi meski alasan klasiknya tidak sedang bekerja.

Buat pembaca, justru di sinilah letak ketidakpastiannya: selama perhatian pasar tertuju ke tema belanja AI, arah perak bisa terasa lepas dari patokan lamanya. Yang perlu diperhatikan ke depan adalah apakah faktor suku bunga Fed atau risiko geopolitik kembali mengambil alih kendali, dan apakah titik terendah 11 bulan ini bertahan atau justru ditembus lebih dalam. Arahnya belum pasti dan sangat bergantung pada data serta sentimen yang berkembang.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.