Perak Menguat Saat Dolar Kehilangan Tenaga di Dekat Puncak Tujuh Pekan | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Perak Menguat Saat Dolar Kehilangan Tenaga di Dekat Puncak Tujuh Pekan

Harga perak (XAGUSD) berbalik naik $2,08 dari titik terendahnya setelah dolar AS tersendat di dekat level tertinggi tujuh pekan. Kenaikan ini bukan datang dari kabar soal perak itu sendiri, melainkan dari melemahnya tenaga dolar yang belakangan sempat merangkak naik.

Hubungan keduanya sederhana kalau ditelusuri. Perak dihargai dalam dolar, jadi ketika dolar sedang kuat, satu ons perak terasa lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lain, dan minat beli cenderung tertahan. Sebaliknya, begitu dolar berhenti menguat, beban itu berkurang dan ruang bagi perak untuk naik kembali terbuka. Itulah yang tampak kali ini: dolar gagal menembus lebih tinggi dari puncak tujuh pekannya, dan perak langsung memanfaatkan jeda tersebut untuk memantul.

Yang perlu dicermati ke depan adalah apakah pantulan ini bisa bertahan. Selama harga mampu bertahan di atas $66,75, peluang menguji kembali $68,33 masih terbuka. Namun bila dolar kembali menemukan pijakan dan melanjutkan penguatannya, tekanan pada perak bisa muncul lagi. Karena itu, arahnya belum pasti dan sangat bergantung pada ke mana dolar bergerak selanjutnya. Memantau perilaku dolar di dekat puncak tujuh pekannya menjadi kunci untuk membaca lanjutan cerita ini.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.