Perak Melonjak $2,16 Saat Dolar Ditekan, Level $71,18 Kembali Terlihat | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Perak Melonjak $2,16 Saat Dolar Ditekan, Level $71,18 Kembali Terlihat

Harga perak melonjak $2,16 setelah dolar Amerika ditekan cukup kuat, dan kenaikan itu membawa level $71,18 kembali ke dalam jangkauan. Yang menarik, perak naik justru saat imbal hasil (bunga) surat utang pemerintah AS ikut naik — kombinasi yang biasanya tidak berjalan searah.

Inti ceritanya ada pada satu hal: kali ini pelemahan dolar lebih menentukan arah perak ketimbang kenaikan imbal hasil. Kenapa dua hal itu bisa saling tarik? Perak dihargai dalam dolar. Ketika dolar melemah, orang yang memegang mata uang lain jadi butuh lebih sedikit uang untuk membeli perak dalam jumlah yang sama, sehingga permintaan cenderung terangkat dan harga naik. Di sisi lain, imbal hasil obligasi yang naik biasanya menekan logam seperti perak, karena perak tidak memberi bunga — kalau menyimpan uang di obligasi memberi imbal hasil lebih besar, daya tarik memegang perak berkurang. Hari ini kedua gaya itu tarik-menarik, dan sisi dolar yang menang.

Yang perlu diingat, ini foto sesaat, bukan arah pasti. Ada tiga hal besar yang menunggu di depan: rilis data harga di tingkat produsen (PPI), data inflasi konsumen (CPI), dan pertemuan bank sentral AS. Ketiganya bisa menggeser lagi kekuatan dolar maupun imbal hasil obligasi. Kalau data inflasi datang lebih panas dari perkiraan, dolar bisa kembali menguat dan menahan langkah perak; kalau lebih dingin, tekanan pada dolar bisa berlanjut. Jadi yang layak dipantau bukan hanya harga perak itu sendiri, melainkan ke mana dolar dan imbal hasil bergerak saat angka-angka itu keluar.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.