Perak Bertahan di Sekitar $94 Saat Harga Minyak Melandai
Harga perak bergerak nyaris datar di sekitar $94,00 hari ini, bertahan di posisinya justru ketika harga minyak melandai. Inilah inti ceritanya: perak tetap tenang meski salah satu pendorong sentimen komoditas sedang kehilangan tenaga.
Kenapa gerak minyak bisa terasa sampai ke perak? Minyak adalah salah satu penentu besar ekspektasi inflasi. Ketika harganya naik, biaya energi menular ke banyak barang, dan orang cenderung mencari aset yang dianggap tahan inflasi, termasuk logam seperti perak. Sebaliknya, saat minyak melandai, tekanan inflasi ikut mengendur, sehingga daya tarik logam sebagai pelindung nilai biasanya sedikit meredup. Yang menarik kali ini, perak tidak ikut turun mengikuti minyak, melainkan menahan diri di kisarannya.
Sikap bertahan seperti ini bisa dibaca sebagai keseimbangan sementara: dorongan untuk melemah dari sisi energi terimbangi oleh minat beli di harga sekarang. Namun keseimbangan itu tipis dan bisa berubah. Kalau harga minyak melanjutkan pelandaiannya dan menyeret ekspektasi inflasi lebih rendah, tekanan pada perak bisa kembali muncul. Sebaliknya, jika muncul kabar yang mengangkat sentimen komoditas atau melemahkan dolar, perak punya alasan untuk bergerak naik. Arahnya belum jelas dan sangat bergantung pada data yang keluar berikutnya, jadi yang layak dipantau bukan sekadar angka perak hari ini, melainkan ke mana minyak dan gambaran inflasi bergerak selanjutnya.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
