Penyiap Pajak di AS Didakwa Mengarang Rugi Kripto di SPT Klien | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Penyiap Pajak di AS Didakwa Mengarang Rugi Kripto di SPT Klien

Seorang penyiap pajak di negara bagian Connecticut, Amerika Serikat, didakwa mencantumkan kerugian saham dan mata uang kripto palsu pada surat pemberitahuan pajak (SPT) para kliennya — atas aset yang sebenarnya tidak pernah mereka miliki. Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Connecticut mengumumkan dakwaan itu pada 22 Oktober terhadap Yuridia Trujillo, 43 tahun, yang menjalankan usaha penyiapan pajak dengan nama Yuri's LLC.

Jaksa menyebut Trujillo menyiapkan setidaknya 4.335 SPT untuk tahun pajak 2017 hingga 2024, dan mendakwa banyak di antaranya memuat keterangan palsu — meski ia tidak dituduh memalsukan setiap berkas. Sebagian SPT disebut mencatat klien seolah menjual kripto atau saham yang tak mereka punya, lalu mengklaim kerugian dari "transaksi" itu.

Di sinilah inti persoalannya, dan kenapa ini berguna dipahami siapa pun yang memegang aset digital. Ketika seseorang menjual atau melepas kripto yang dipakai untuk investasi atau keperluan pribadi, selisih antara harga jual dan harga perolehan menghasilkan keuntungan atau kerugian modal. Kerugian bisa mengurangi penghasilan yang kena pajak — artinya pajak yang dibayar menjadi lebih kecil, atau pengembalian (refund) yang diterima menjadi lebih besar. Mengarang kerugian yang tidak pernah terjadi, karena itu, adalah cara menekan tagihan pajak secara tidak sah. Justru karena mekanismenya begitu langsung, otoritas pajak menuntut bukti: untuk menghitung untung-rugi kripto diperlukan identitas aset, tanggal dan waktu transaksi, jumlah unit, nilai wajar, dan harga perolehan, lalu dilaporkan pada formulir khusus. Wajib pajak juga harus menyimpan catatan pembelian, penjualan, dan pertukaran aset digitalnya sebagai pendukung.

Tudingan tidak berhenti di kripto. Jaksa juga menyebut adanya pengurang pajak palsu untuk iuran pensiun dan biaya pengasuhan anak, usaha serta biaya usaha yang dikarang, dan properti sewa fiktif — sebagian bahkan dilaporkan nyaris tanpa pemasukan tetapi dengan biaya besar. Yang menarik, jaksa turut menuduh formulir pembagian refund mencantumkan rekening bank milik Trujillo dan seorang rekannya, sehingga sebagian dana pengembalian klien mengalir ke rekening yang terhubung dengan mereka. Formulir semacam itu memang dirancang agar satu refund bisa dipecah ke beberapa rekening sekaligus — fitur yang sah, tetapi di sini diduga dipakai untuk mengalihkan uang.

Secara hukum, perkara ini masih jauh dari selesai dan arahnya belum pasti. Dewan juri besar mengembalikan dakwaan pada 7 Oktober, Trujillo ditangkap pada 9 Oktober lalu dilepas dengan jaminan 50.000 dolar AS sambil menunggu persidangan. Ia menghadapi 19 dakwaan membantu menyiapkan dan menyampaikan SPT palsu, masing-masing berancaman hukuman maksimal tiga tahun penjara. Yang akan menentukan hasilnya adalah pembuktian di pengadilan — dan sampai itu terbukti, Trujillo dianggap tidak bersalah. Bagi pemegang aset digital, pelajaran yang bisa dipetik lebih sederhana dan berlaku kapan pun: angka untung-rugi pada laporan pajak harus bersandar pada transaksi nyata dengan catatan yang bisa ditelusuri, bukan pada aset yang tak pernah ada.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.