Penerbit Stablecoin Tambah $200 Miliar Surat Utang AS dalam Lima Tahun | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Penerbit Stablecoin Tambah $200 Miliar Surat Utang AS dalam Lima Tahun

Penerbit stablecoin menambah sekitar $200 miliar surat utang pemerintah Amerika Serikat selama lima tahun terakhir — angka yang setara lebih dari 40% penurunan kepemilikan surat utang AS oleh China pada periode yang sama. Diam-diam, koin digital yang nilainya dipatok ke dolar ini sudah tumbuh menjadi salah satu pembeli yang cukup diperhitungkan untuk utang jangka pendek pemerintah AS.

Mekanismenya sederhana. Setiap stablecoin dirancang bernilai satu dolar, dan untuk menjaga janji itu penerbitnya menyimpan cadangan senilai koin yang beredar. Cadangan itu tidak dibiarkan menganggur: sebagian besar ditempatkan di aset yang dianggap paling aman dan mudah dicairkan, yaitu surat utang pemerintah AS bertenor pendek, berdampingan dengan kas, simpanan bank, dan aset lain. Jadi setiap kali pemakaian stablecoin bertambah, permintaan atas surat utang jangka pendek itu ikut naik. Itu sebabnya pertumbuhan koin digital kini terasa sampai ke pasar utang pemerintah.

Perbandingan dengan China perlu dibaca hati-hati, karena keduanya menyangkut jenis utang yang berbeda. Pengurangan oleh China sebagian besar ada di surat utang bertenor panjang, sedangkan penerbit stablecoin justru menumpuk yang bertenor pendek. Jadi ini bukan kisah satu pembeli menggantikan pembeli lain secara langsung, melainkan gambaran bergesernya siapa saja yang kini memegang utang AS.

Ke mana minat investor bergerak juga mulai terlihat dari lapangan. Dalam sebuah catatan tertanggal 10 Juni 2026, Matt Hougan, kepala investasi di Bitwise, menceritakan percakapan dengan lebih dari 40 penasihat keuangan. Dalam satu hari panggilan penjualan, para penasihat itu lebih tertarik membahas stablecoin dan tokenisasi ketimbang Bitcoin. Hougan menilai percakapan itu bisa jadi petunjuk ke mana dana kripto mengalir di masa depan, meski ia menegaskan ini bukan hasil survei resmi.

Pasar stablecoin sendiri masih terpusat. Hingga pertengahan Agustus 2026, Tether dan USD Coin adalah dua yang terbesar dan bersama-sama mewakili lebih dari 80% nilai pasar seluruh stablecoin.

Seberapa jauh tren ini berlanjut masih terbuka. Peneliti di Federal Reserve San Francisco memperkirakan penerbit stablecoin bisa memegang sekitar $400 miliar surat utang jangka pendek pada 2030 bila laju pertumbuhan belakangan ini bertahan. Perkiraan itu jelas tidak pasti: hasilnya bergantung pada seberapa luas stablecoin dipakai, arah aturan yang mengaturnya, dan munculnya teknologi pembayaran pesaing. Dan sekalipun angka itu tercapai, porsi stablecoin tetap akan kecil dibandingkan total kebutuhan pembiayaan pemerintah AS — sebuah pengingat bahwa cerita ini soal pergeseran yang perlu diawasi, bukan guncangan yang sudah terjadi.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.