Pendiri Memecoin Miliaran Dolar Didakwa Diam-diam Jual Token Rp Jutaan Dolar
Pencipta Kishu Inu, memecoin yang pernah tumbuh hingga melampaui 1,6 miliar dolar nilai pasarnya dan menarik sekitar 283.000 pemegang, kini didakwa penipuan karena diduga mengantongi sekitar 9 juta dolar dari penjualan token yang dirahasiakan. Jaksa federal di Amerika Serikat menuduh Alexander Sisemore, 28 tahun, menjual simpanan pribadinya diam-diam padahal proyeknya berjanji timnya tidak menyimpan token sama sekali.
Inti kasus ini sederhana dan penting dipahami: sebuah janji yang ternyata bohong. Saat diluncurkan April 2021, dokumen resmi proyek menyebut Kishu Inu sebagai "proyek milik komunitas tanpa token yang dicadangkan untuk tim", jadi katanya berjalan dari relawan dan donasi. Janji semacam itu adalah alasan banyak orang berani membeli — kalau pembuatnya tidak pegang token, berarti tidak ada pihak besar yang bisa tiba-tiba menjual dan menjatuhkan harga. Menurut berkas dakwaan, janji itu tidak benar.
Di sinilah letak mekanisme yang perlu dikenali. Sebelum penjualan ke publik dibuka, seorang pendiri lain diduga mentransfer 6% dari pasokan ke empat dompet yang dikendalikan Sisemore, lalu 6% lagi ke dompetnya sendiri — total 12% token sudah ada di tangan orang dalam. Padahal secara terbuka mereka mengaku hanya memegang 1,7% dan membelinya seperti pembeli biasa. Ketika orang dalam diam-diam menjual simpanan sebesar itu sambil menyakinkan publik bahwa harga aman, itulah yang disebut "rug pull": pengembang menarik pembeli masuk, lalu mengeruk nilai lewat penjualan yang disembunyikan. Pembeli belakangan tertinggal memegang token yang harganya sudah ditinggalkan.
Untuk menutupi jejak, Sisemore dan pendiri satunya disebut menjual lewat banyak dompet dan layanan pencampur kripto (crypto mixer) yang mengaburkan arah perpindahan dana. Dakwaan menyebut skema ini berlangsung dari April 2021 hingga setidaknya Oktober 2023, dengan pernyataan-pernyataan palsu yang disebar di situs, dokumen proyek, serta Telegram, Twitter, Facebook, dan Reddit. Pendiri satunya diduga meraup sekitar 800.000 dolar. Dakwaan menunjuk tiga transaksi lewat bursa Gate.io dan menuntut penyitaan hasil kejahatan bila Sisemore terbukti bersalah.
Kantor Kejaksaan untuk Distrik Utara Illinois mengumumkan dakwaan ini pada 7 Oktober, atas surat dakwaan tertanggal 6 Oktober. Sisemore menghadapi tiga dakwaan penipuan kawat (wire fraud), masing-masing diancam hukuman hingga 20 tahun penjara; berapa pun vonis akhirnya akan bergantung pada hukum dan pedoman pemidanaan federal. Ini masih dakwaan, belum putusan — status "terdakwa" berarti tuduhan yang harus dibuktikan di pengadilan. FBI juga tengah mencari pembeli Kishu Inu dan pihak lain yang punya informasi, lewat kuesioner sukarela untuk mengidentifikasi korban.
Kasus ini tidak berdiri sendiri. Penuntutan serupa pernah menyorot klaim soal kepemilikan orang dalam, termasuk tuduhan penipuan Safemoon pada 2023 — mantan kepala teknologinya, Thomas Smith, mengaku bersalah pada Februari 2025. Pada Agustus, juri juga memvonis bersalah salah satu pendiri Block Bits, Japheth Dillman, atas operasi yang mengumpulkan sekitar 960.000 dolar dengan klaim sistem dagang otomatis yang ternyata tidak bekerja.
Untuk pembaca ritel, pelajaran yang bisa dibawa pulang bukanlah soal satu koin ini, melainkan pola yang berulang: makin keras sebuah proyek menjanjikan "tim tidak pegang token" atau "harga pasti aman", makin pantas janji itu diperiksa, bukan dipercaya begitu saja. Siapa yang memegang berapa banyak token, dan apakah mereka bisa menjual diam-diam, adalah pertanyaan yang menentukan. Sementara itu, pasar kripto yang lebih luas relatif tenang saat kabar ini keluar, dengan Bitcoin di sekitar 82.610 dolar dan Ether di sekitar 2.491 dolar — pengingat bahwa masalah di satu memecoin kecil tidak selalu menular ke aset besar, tetapi juga tidak membuat risiko di proyek-proyek kecil itu hilang.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
