Pendapatan Taruhan Kejadian Robinhood Lampaui Saham dan Kripto | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Pendapatan Taruhan Kejadian Robinhood Lampaui Saham dan Kripto

Robinhood mengantongi $156 juta dari kontrak kejadian (event contracts) sepanjang kuartal kedua 2026 — lebih besar daripada pendapatannya dari transaksi saham maupun kripto. Angka itu menyampaikan satu hal yang sederhana tapi penting: sebuah platform perdagangan bisa menghasilkan uang dari minat orang untuk berspekulasi, tanpa harus menebak aset mana yang bakal paling ramai.

Logikanya begini. Platform memungut biaya setiap kali penggunanya bertransaksi. Jadi ketika orang berpindah-pindah antara saham, kripto, atau taruhan atas hasil sebuah peristiwa, platform tetap kebagian potongan dari tiap perpindahan itu. Yang menggerakkan pendapatan mereka bukan arah pasar naik atau turun, melainkan seberapa ramai orang bertransaksi. Itu sebabnya kabar ini layak diperhatikan: ia menggambarkan dari mana sebenarnya uang platform berasal.

Ada satu catatan penting soal skala. Robinhood tercatat punya 28,4 juta akun yang sudah terisi dana, sementara yang pernah ikut kontrak kejadian baru sekitar 2 juta pengguna. Dua angka ini mengukur hal yang berbeda, jadi jangan dibaca seolah hampir semua pengguna ikut bertaruh — porsinya masih kecil, tapi menyumbang pendapatan yang besar.

## Kenapa orang makin berani bertaruh

Di belakang tren ini ada tekanan ekonomi yang nyata. Investasi besar-besaran di kecerdasan buatan berjalan bersamaan dengan kecemasan soal pekerjaan. Microsoft, Alphabet, Amazon, dan Meta menghabiskan sekitar $416 miliar untuk proyek modal pada 2025, kira-kira dua pertiga lebih tinggi dibanding 2024, dan belanja gabungan mereka diperkirakan $720 miliar sampai $745 miliar pada 2026. Pusat data di Amerika Serikat menyedot sekitar 4,4% listrik negara itu pada 2023, porsi yang bisa mendekati 12% pada 2030.

Di sisi lain, 73% orang dewasa berusia di bawah 30 tahun dalam sebuah survei 2026 menyebut AI akan mengurangi peluang kerja. Beban hidup menambah tekanan: untuk rumah tangga yang dikepalai orang di bawah 40 tahun, nilai rumah menengah naik dari sekitar 2,5 kali pendapatan menjadi 3,5 kali pada 2024. Pembeli rumah pertama kali hanya 21% dari total pembelian, dengan usia menengah 40 tahun. Kombinasi uang besar yang mengalir ke teknologi baru dan keraguan soal siapa yang akan menikmatinya menjadi bagian dari alasan kenapa selera terhadap taruhan berisiko tinggi ikut tumbuh.

## Kripto menurunkan ongkos spekulasi

Perangkat kripto membuat orang makin murah menciptakan aset dan pasarnya sendiri. Menerbitkan satu meme coin lewat Pump.fun kini berongkos kurang dari $2. Lebih dari 19 juta token telah diluncurkan di platform itu sejak Januari 2024, dan pada akhir September 2026 ada sekitar 33.000 token baru lahir setiap hari. Namun hanya sekitar 1% yang berhasil melewati tahap penerbitan awalnya; sebagian besar kehilangan aktivitas perdagangan di hari peluncurannya. Artinya, murahnya membuat sesuatu tidak berarti sesuatu itu akan bertahan.

Aktivitasnya pun merembet keluar dari aset digital murni. Volume bulanan kontrak perpetual yang terkait saham, komoditas, dan valuta asing naik dari sekitar $52 miliar pada Januari 2026 menjadi $268 miliar pada Juni. Kontrak semacam ini membawa pasar aset tradisional masuk ke platform kripto, memperluas lagi tempat orang bisa berspekulasi.

## Pendapatan yang ikut naik-turun dengan pasar

Di sinilah letak ketidakpastiannya, dan itu bagian dari ceritanya. Pendapatan jenis ini sangat sensitif terhadap siklus pasar. Hyperliquid, misalnya, mencatat sekitar $3 triliun volume perdagangan dan $972 juta biaya pada 2025, dengan sekitar $818 miliar terhitung sebagai pendapatan protokol — wait.

Hyperliquid mencatat sekitar $3 triliun volume perdagangan dan $972 juta pendapatan biaya pada 2025, dengan sekitar $818 juta di antaranya terhitung sebagai pendapatan protokol. Tapi rata-rata biaya bulanannya turun dari sekitar $109 juta pada paruh kedua 2025 menjadi sekitar $71 juta sejauh 2026. Pola itu menunjukkan dua sisi dari bisnis ini sekaligus: uang besar saat perdagangan ramai, dan kemunduran begitu aktivitas mendingin.

Ada pula hal-hal yang bisa mengubah gambaran. Lonjakan pendapatan kontrak kejadian Robinhood di kuartal kedua sebagian mungkin terdorong oleh ramainya Piala Dunia, sehingga angkanya belum tentu mencerminkan laju permintaan yang bertahan lama. Kontrak kejadian juga menghadapi sengketa hukum yang menyangkut aturan perjudian di tingkat negara bagian dan pengawasan komoditas di tingkat federal — faktor yang bisa membatasi ruang geraknya.

Ke depan, dua jalan sama-sama mungkin. Spekulasi bisa menjangkau makin banyak aset dan peristiwa, bahkan sampai agen AI yang menaruh transaksi di berbagai platform. Atau, kegairahan ini bisa pecah dan menghapus banyak modal, meski sebagian infrastruktur perdagangannya tetap bertahan. Apa pun hasilnya, nasib platform bergantung pada satu pertanyaan yang sama: seberapa lama penggunanya tetap aktif bertransaksi ketika kondisi pasar berubah. Itu yang perlu dipantau pada laporan dan data berikutnya.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.