Pendapatan Robinhood Tembus $1,42 Miliar Meski Bisnis Kripto Anjlok 55%
Robinhood melaporkan pendapatan sebesar $1,42 miliar pada kuartal ketiga, sementara pada saat yang sama pemasukan dari aktivitas kripto justru merosot 55%. Dua angka yang bergerak ke arah berlawanan ini menjadi inti cerita: perusahaan tetap bisa tumbuh meski salah satu mesin pendapatannya melemah tajam.
Kuncinya ada pada sumber-sumber lain yang mengisi lubang yang ditinggalkan kripto. Total aset yang diparkir di platform tercatat menyentuh $396 miliar. Angka itu terdorong oleh setoran bersih dari nasabah — uang baru yang masuk ke dalam akun — serta naiknya nilai saham yang mereka pegang. Ketika harga saham di portofolio nasabah naik, nilai aset yang dikelola ikut membesar tanpa perlu ada uang baru yang masuk, dan ini sebagian menutup penurunan dari sisi nilai kripto yang sedang lesu.
Di situlah logika yang bisa dibawa pembaca untuk membaca berita sejenis: sebuah platform dengan banyak pintu pemasukan tidak langsung goyah saat satu pintu menyempit, selama pintu-pintu lain masih terbuka. Pertanyaan yang pantas diikuti ke depan adalah apakah setoran nasabah terus mengalir dan apakah kekuatan di sisi saham bertahan — karena bila keduanya melambat bersamaan dengan kripto, gambaran yang hari ini terlihat seimbang bisa berubah. Arah selanjutnya tetap bergantung pada data kuartal berikutnya.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
