Pencurian $1,5 Miliar di Bybit: Kripto Cepat Berpindah, Titik Rawannya Saat Dicairkan | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Pencurian $1,5 Miliar di Bybit: Kripto Cepat Berpindah, Titik Rawannya Saat Dicairkan

Sekitar $1,5 miliar aset kripto raib dari bursa Bybit pada akhir Februari 2025, dan yang terjadi sesudahnya memperlihatkan satu pola yang berguna dipahami: aset digital bisa berpindah sangat cepat antar-blockchain, tetapi mengubahnya menjadi uang tunai (fiat) justru menciptakan titik-titik rawan tempat dana bisa dibekukan atau ditelusuri.

FBI mengaitkan pencurian yang terjadi sekitar 21 Februari 2025 itu dengan pelaku asal Korea Utara yang dilacak dengan nama TraderTraitor. Sebagian aset dengan cepat ditukar menjadi Bitcoin (BTC) dan aset virtual lain, lalu disebar ke ribuan alamat di berbagai blockchain. Dengan begitu, kejadian ini bukan lagi satu transfer sederhana: dana harus dipecah, dikonversi, dan dilewatkan melewati banyak lingkungan blockchain sebelum mendekati tahap pencairan ke uang tunai. FBI memperkirakan masih ada proses pencucian lanjutan sebelum tahap itu tercapai.

## Kenapa dana bisa dibekukan justru saat mau dicairkan

Transaksi di blockchain memang terlihat terbuka, tetapi sebuah alamat tidak otomatis menunjukkan siapa yang mengendalikannya. Bisa mengikuti ke mana dana bergerak pun tidak sama dengan bisa menghentikannya. Di sinilah letak intinya: selama aset berpindah sesama dompet di jaringan, hampir tidak ada yang bisa menyetopnya. Hambatan baru muncul ketika dana menyentuh pihak yang punya kendali terpusat.

Penerbit dan perantara terpusat kadang bisa turun tangan. Tether, yang menerbitkan stablecoin USDt, membekukan $181.000 yang terkait peretasan pada 22 Februari 2025. Sehari berikutnya, pada 23 Februari, total $42,89 juta dana hasil eksploitasi sudah dibekukan. Bybit menyebut bantuan datang dari Tether, THORChain, ChangeNOW, FixedFloat, Avalanche, CoinEx, Bitget, dan Circle. Mekanismenya sederhana: token seperti USDt diterbitkan oleh satu pihak yang bisa memblokir alamat tertentu, sesuatu yang tidak berlaku pada aset yang disimpan sendiri di sistem terdesentralisasi — jenis aset itu jauh lebih sulit dibatasi. Menyebar dana ke banyak rantai dan alamat juga menambah jumlah transaksi dan pihak yang harus ditelusuri penyelidik.

## Menambal lubang dan jaringan pencucian uang

Bybit menilai Ether (ETH) yang hilang bernilai lebih dari $1,4 miliar saat kejadian. Bursa itu menawarkan hadiah pemulihan sebesar 10% dari dana yang berhasil dikembalikan, yang bisa mencapai $140 juta bila seluruh dana terpulihkan. Untuk menutup kekurangan Ether akibat eksploitasi, pada 24 Februari (dini hari waktu UTC) Bybit sudah menerima $1,23 miliar dalam bentuk Ether melalui pinjaman jembatan, setoran pemain besar, dan pembelian di luar bursa. CEO sekaligus salah satu pendiri Bybit, Ben Zhou, menyatakan pihaknya kewalahan oleh dukungan dari banyak pihak terbaik di industri dalam 24 jam pertama, dan tidak menganggapnya hal yang sudah semestinya.

Otoritas AS juga menyoroti infrastruktur pencucian yang lebih luas. FinCEN menyebut Huione Group yang berbasis di Kamboja mencuci setidaknya $4 miliar dana ilegal antara Agustus 2021 dan Januari 2025, dengan jaringan yang mencakup lembaga jasa pembayaran, penyedia layanan aset virtual, dan lapak daring yang disebut tidak punya kebijakan anti pencucian uang maupun kenali-pelanggan yang dipublikasikan. FinCEN juga mengidentifikasi setidaknya $37 juta mata uang virtual yang terhubung dengan serangan siber Korea Utara — tetapi tidak mengaitkan angka itu secara khusus dengan kasus Bybit. Departemen Keuangan AS menyebut Xinbi Guarantee memproses setara lebih dari $24 miliar aset digital dan fiat sejak sekitar 2022, dan menyatakan peretas Korea Utara dilaporkan memakai platform itu, namun tanpa menetapkan jumlah hasil Bybit yang lewat sana. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menggambarkan Huione Group sebagai lapak yang dipakai pelaku siber jahat dan sindikat kriminal.

Satu hal perlu ditegaskan agar gambarannya jujur: catatan yang tersedia tidak membuktikan ada satu jaringan tunggal yang memproses seluruh dana curian Bybit. Jadi angka-angka itu melukiskan ekosistem pencucian secara umum, bukan satu jalur tunggal dana Bybit.

Kasus ini pada akhirnya memperlihatkan jarak antara memindahkan kripto curian dan mengubahnya jadi uang tunai. Aset bisa melintasi rantai dan alamat dalam hitungan jam, tetapi mencairkannya kerap menuntut jasa, penerbit, atau perantara — dan justru di titik-titik itulah dana bisa dibekukan atau jejaknya diperiksa. Yang akan menentukan kelanjutan cerita ini bukan seberapa cepat dana berpindah, melainkan seberapa rapat titik-titik pencairan itu diawasi.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.