PayPal Setop Sementara Beli Kripto di Luksemburg, Ini Alasan Pajaknya | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

PayPal Setop Sementara Beli Kripto di Luksemburg, Ini Alasan Pajaknya

PayPal menghentikan sementara pembelian kripto dan pendaftaran akun kripto baru di Luksemburg mulai 25 Juni 2026. Yang penting dipahami sejak awal: pemicunya bukan harga yang jatuh atau pasar yang panik, melainkan sebuah aturan pajak baru yang mulai berlaku di negara itu. Akses dibatasi karena regulasi, bukan karena nilai aset bergerak.

Kabar ini terbatas di Luksemburg saja dan tidak berarti ada penyetopan yang lebih luas di seluruh Eropa. Nasabah yang sudah punya aset kripto pun masih bisa menyimpan dan menjualnya seperti biasa; yang dibekukan sementara hanya pembelian baru dan pembukaan akun baru. Pengumuman ini menyangkut pembelian kripto secara umum dan tidak merinci aset mana saja yang terdampak.

Akar persoalannya ada pada aturan bernama Crypto-Asset Reporting Framework (CARF), sistem transparansi pajak internasional yang disusun OECD dan sudah masuk ke aturan kerja sama pajak Uni Eropa. Luksemburg mengesahkan undang-undang penerapannya pada 27 Maret 2026. Inti mekanismenya sederhana kalau dipecah: penyedia layanan kripto kini diwajibkan mengumpulkan, memeriksa, dan mengklasifikasi data nasabah untuk menentukan siapa yang wajib dilaporkan ke otoritas pajak. Data itu umumnya mencakup nama, alamat, nomor identitas pajak, serta rekap pembelian, penjualan, dan transfer kripto. Kalau sebuah akun dinilai wajib lapor, informasinya disampaikan ke otoritas pajak Luksemburg (ACD), yang kemudian bisa membagikannya ke otoritas pajak negara lain. Pelaporan pada dasarnya dilakukan setahun sekali.

Inilah kenapa layanan beli dihentikan lebih dulu: sebelum bisa terus menjual produk, perusahaan harus punya sistem untuk mendata dan melaporkan nasabah sesuai aturan. Taruhannya tidak kecil — kelalaian dalam kewajiban uji tuntas dan pelaporan bisa kena denda hingga €250.000, sementara sejumlah pelanggaran pendaftaran dan pengajuan berkas dikenai denda €5.000. Data pertama yang wajib dilaporkan mencakup tahun kalender mulai 1 Januari 2026, dengan tenggat laporan pada 30 Juni tahun berikutnya.

Untuk pengguna, yang belum pasti adalah kapan tepatnya pembelian kembali dibuka. PayPal memperkirakan layanan beli kembali normal menjelang akhir 2026, tetapi belum memberi tanggal pasti. Yang perlu diperhatikan ke depan cukup jelas: apakah tenggat itu benar-benar ditepati, dan apakah pola serupa muncul di negara Eropa lain yang juga menerapkan CARF. Selama belum ada pengumuman baru, batasan ini tetap khusus Luksemburg dan tidak otomatis berlaku di tempat lain.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.