Pasokan Stablecoin Melompat dari $27 Miliar ke Lebih dari $300 Miliar
Pasokan stablecoin melonjak dari sekitar $27 miliar pada akhir 2020 menjadi lebih dari $300 miliar hari ini — naik lebih dari sepuluh kali lipat dalam waktu kurang dari lima tahun. Lompatan sebesar itu menandai pergeseran penting bagi jenis aset yang sepanjang dekade pertamanya nyaris hanya dikenal di dalam dunia kripto.
Stablecoin dibuat untuk menjaga nilainya tetap stabil, biasanya dengan menempel pada mata uang seperti dolar. Justru karena nilainya tidak naik-turun tajam seperti aset kripto lain, para trader memakainya sebagai tempat menaruh dana di sela-sela transaksi: uang yang sudah siap pakai, tapi belum diarahkan ke mana pun. Inilah yang di kalangan pelaku pasar disebut *dry powder* atau amunisi kering — modal yang sengaja diparkir sejenak sambil menunggu peluang berikutnya. Selama bertahun-tahun peran itu membuat stablecoin nyaris tak terlihat dari luar; ia cuma duduk di bursa sebagai jeda antara satu perdagangan dan perdagangan lain.
Yang berubah adalah skalanya. Ketika dana yang mengendap di dalam stablecoin tumbuh sampai ratusan miliar dolar, ia tidak lagi sekadar catatan kaki di pasar kripto, melainkan kolam uang yang cukup besar untuk menarik perhatian lebih luas. Pertumbuhan angka itulah faktanya; ke mana arahnya bergerak dari sini masih terbuka dan akan sangat bergantung pada perkembangan ke depan. Yang perlu diingat, seluruh kegunaan stablecoin bertumpu pada satu hal sederhana: nilainya benar-benar bertahan sesuai janji. Selama kepercayaan itu terjaga, perannya sebagai tempat parkir dana masuk akal; jika kepercayaan itu goyah, gambarannya bisa berubah. Bagian itulah yang layak terus diperhatikan alih-alih ditebak.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
