Pasar Kripto Goyah Jelang Satu Tahun 'Flash Crash' Bitcoin
Harga kripto kembali melemah dalam beberapa waktu terakhir, tepat saat pasar mendekati satu tahun sebuah peristiwa yang belum hilang dari ingatan: pada 10 Oktober 2025, bitcoin jatuh dari sekitar US$122.000 ke sekitar US$105.000, dan sebagian besar penurunan itu terjadi hanya dalam hitungan menit.
Yang membuat momen itu diingat bukan sekadar seberapa dalam harga turun, tetapi seberapa cepat. Penurunan tajam yang terjadi nyaris seketika seperti ini biasa disebut *flash crash*. Mekanismenya sederhana untuk dibayangkan: ketika banyak orang ingin menjual pada saat bersamaan sementara pihak yang bersedia membeli di harga itu menipis, harga tidak turun pelan-pelan melainkan melompat ke bawah mencari level di mana ada yang mau menampung. Begitu harga jeblok, sebagian posisi ikut terpaksa ditutup secara otomatis, dan itu bisa menambah tekanan jual sehingga penurunan terasa berlipat dalam waktu singkat.
Mendekati tanggal yang sama tahun ini, ingatan akan kejadian tersebut ikut mewarnai suasana pasar. Pelemahan harga belakangan menunjukkan pelaku pasar cenderung berhati-hati, dan kehati-hatian itu sendiri bisa membuat pergerakan terasa lebih sensitif terhadap kabar apa pun.
Arah selanjutnya tetap belum pasti dan sangat bergantung pada data serta kondisi likuiditas dari hari ke hari. Yang perlu diperhatikan bukan sekadar angka harga, melainkan seberapa tebal minat beli dan jual di pasar; makin tipis kedua sisi itu, makin besar peluang gerakan mendadak seperti setahun lalu bisa terulang. Sebaliknya, pasar yang kembali ramai di kedua sisi biasanya membuat ayunan harga lebih teredam.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
