Opsi Kripto Baru Blockchain.com Tertutup bagi Pengguna AS dan Sejumlah Negara Lain
Blockchain.com meluncurkan fitur opsi kripto pada 20 Oktober, tetapi penduduk Amerika Serikat tidak bisa mengaksesnya di bawah aturan kelayakan yang berlaku saat ini. Pembatasan serupa juga berlaku untuk penduduk Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, dan Jepang, di antara beberapa negara lain. Fitur ini hanya terbuka bagi pengguna yang memenuhi syarat di wilayah yang didukung.
Inti dari produk ini satu hal: berapa pun pergerakan harga, jumlah paling besar yang bisa hilang sudah ketahuan sejak awal. Pengguna yang memenuhi syarat bisa membuat kontrak opsi atas Bitcoin (BTC), Ether (ETH), Solana (SOL), Hyperliquid (HYPE), Avalanche (AVAX), XRP, atau TRON (TRX). Ada dua jenis: *call*, yang nilainya bergantung pada harapan harga naik di atas angka tertentu, dan *put*, yang bertumpu pada harapan harga justru turun di bawah angka tertentu.
Yang membuat kerugiannya terbatas adalah cara pembayarannya. Setiap posisi harus didanai di muka memakai USDC, dan premi ditambah biaya awal itulah yang menjadi batas kerugian maksimal. Logikanya sederhana: karena uang sudah dibayar penuh di depan dan pengguna tidak bisa diminta menambah dana belakangan jika harga bergerak melawan, maka yang bisa hilang paling banyak hanyalah sebesar yang sudah dikeluarkan. Itu berbeda dari sebagian produk lain yang kerugiannya bisa membengkak di luar setoran awal.
Ada beberapa batasan yang perlu dipahami sebelum masuk. Saat peluncuran, masa berlaku kontrak paling lama satu minggu. Pembeli juga harus menahan posisinya sampai jatuh tempo dan tidak bisa menjual atau menutupnya lebih awal — artinya, begitu masuk, dana itu terkunci sampai kontrak berakhir, apa pun yang terjadi pada harga di tengah jalan. Premi minimumnya adalah $5, dengan biaya yang berlaku dihitung terpisah. Untuk membuka posisi, pengguna memilih aset, harga target, dan masa berlaku, lalu memasukkan jumlah yang ingin dibelanjakan; aplikasi kemudian mengubah masukan itu menjadi kontrak call atau put.
Peluncuran ini menyusul perpetual futures yang lebih dulu diperkenalkan pada awal 2026. Satu hal yang perlu dicatat: daftar negara yang dikecualikan terikat pada aturan kelayakan "saat ini", sehingga cakupan akses bisa berubah seiring waktu. Bagi calon pengguna, yang menentukan bukan sekadar fitur produknya, melainkan apakah wilayahnya termasuk yang didukung.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
