OKXICE Rancang Pasar 24 Jam untuk Token 63 Saham AS
OKXICE memaparkan rencana sebuah pasar yang buka sepanjang waktu untuk memperdagangkan token yang mewakili 63 saham Amerika Serikat, di antaranya nama besar seperti Nvidia, Tesla, Apple, Microsoft, dan Amazon. Yang perlu dicatat lebih dulu: ini baru sebatas rencana. Belum ada tanggal peluncuran, dan daftar sahamnya pun masih bisa berubah.
OKXICE sendiri adalah usaha patungan 50-50 antara Intercontinental Exchange dan OKC USA. Ide dasarnya adalah membuat versi digital dari saham. Setiap token mewakili hak atas satu lembar saham sungguhan yang dipegang oleh broker-dealer terdaftar, satu token untuk satu lembar, lengkap dengan hak yang menyertainya seperti dividen dan hak suara, selama pemegangnya melewati prosedur verifikasi yang ditetapkan.
Yang membedakan rencana ini dari bursa saham biasa adalah cara harganya terbentuk. Di bursa konvensional, harga muncul dari penjual dan pembeli yang saling bertemu lewat order book. Di sini, tiap token saham dipasangkan dengan stablecoin — USDC, USDG, atau USDT — di dalam sebuah "kolam likuiditas" berisi dana bersama. Perdagangan terjadi melawan kolam itu, bukan melawan trader lain. Harganya ditentukan oleh keseimbangan isi kolam: ketika banyak orang menarik satu token dari kolam, token itu jadi makin langka di dalamnya sehingga harganya naik, dan sebaliknya. Jadi harga bergerak mengikuti hitungan otomatis atas isi kolam, bukan hasil tawar-menawar antar-pihak.
Akses pun tidak terbuka untuk siapa saja. Hanya dompet yang lolos pemeriksaan identitas, kepatuhan, dan penyaringan dompet yang boleh ikut berdagang atau menyediakan likuiditas. Dompet yang disetujui akan mendapat semacam kredensial yang tidak bisa dipindahtangankan sebagai izin masuk. Pengelola venue disebut tidak akan menyimpan aset peserta dan tidak memberi pinjaman.
Langkah ini menyusul perintah dari Securities and Exchange Commission (SEC) pada 17 September yang memberi kelonggaran sementara dan bersyarat bagi venue yang memenuhi syarat untuk memperdagangkan saham versi token. Kerangka itu datang dengan sejumlah rambu: ada batas simbol dan volume, akses yang harus berizin, hak perusahaan penerbit saham untuk menolak dimasukkan, serta kewajiban menyelaraskan penghentian perdagangan dengan bursa utama tempat saham itu aslinya diperdagangkan. Kelonggaran ini berlaku lima tahun sejak diterbitkan.
Hak menolak itu bukan sekadar teori. Daftar 63 saham masih disebut sementara, dan sampai 4 Oktober Cerebras Systems sudah menyatakan keberatan dimasukkan. Artinya susunan akhirnya belum tentu sama dengan yang dipaparkan sekarang.
Di atas semua itu, ada satu catatan besar yang menentukan apakah rencana ini akan jadi kenyataan. OKXICE belum terdaftar di SEC untuk aktivitas yang digambarkan, dan regulator itu belum menilai isi maupun kebenaran pemberitahuannya. Intercontinental Exchange memang mengumumkan hubungan strategis dengan OKX pada Maret, tetapi akses ke saham NYSE versi token masih bergantung pada persetujuan regulator. Yang layak diikuti ke depan adalah tiga hal yang kini belum ada: tanggal peluncuran, daftar saham final, dan lampu hijau dari pihak berwenang. Selama ketiganya belum muncul, ini tetap sebuah peta jalan, bukan pasar yang sudah bisa dimasuki.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
