New York dan Wyoming Sepakat Satukan Proses Izin Kripto, Target Enam Bulan
New York dan Wyoming sepakat untuk mengoordinasikan peninjauan izin kripto bagi perusahaan yang beroperasi di kedua negara bagian, dan menetapkan target keputusan dalam enam bulan untuk pemohon yang memenuhi syarat. Inti kesepakatan ini sederhana: memangkas pekerjaan yang selama ini dikerjakan dua kali.
Selama ini sebuah perusahaan yang ingin beroperasi di kedua wilayah harus melewati dua pintu pemeriksaan yang terpisah, masing-masing menelaah hal yang kurang lebih sama. Lewat kesepakatan baru, pemeriksa dari kedua negara bagian akan saling bertukar temuan dan menangani bagian yang tumpang tindih secara bersama-sama, sehingga satu pekerjaan tidak diulang dua kali. Cakupannya meliputi izin perbankan dan izin trust di kedua negara bagian, serta BitLicense milik New York. Pemohon yang punya rekam jejak kepatuhan bersih selama tiga tahun atau lebih, dan model bisnisnya dinilai pada dasarnya serupa, berpeluang mendapat peninjauan yang lebih cepat.
Yang perlu dicatat, kesepakatan ini tidak melonggarkan syaratnya. Ketentuan perizinan masing-masing negara bagian tetap utuh, dan lolos di satu wilayah tidak otomatis memberi izin beroperasi di wilayah lain. Yang berubah adalah kecepatan dan cara kerjanya, bukan standarnya.
Langkah ini muncul saat tekanan datang dari tingkat federal. Sejak pemerintahan Presiden Donald Trump, Kantor Pengawas Mata Uang (OCC) telah menyetujui atau menyetujui secara bersyarat setidaknya 13 izin trust company nasional untuk perusahaan kripto — di antaranya Ripple, Circle, BitGo, dan Paxos. Izin tingkat federal semacam ini membuat pengawasan negara bagian bersaing: jika mengurus izin di satu meja federal terasa lebih ringkas, negara bagian punya alasan untuk mempercepat dan merapikan prosesnya sendiri agar tetap menarik. Dari situlah dorongan untuk menyatukan peninjauan ini masuk akal dibaca.
Di jalur federal, OCC juga menargetkan menerbitkan aturan final di bawah GENIUS Act sebelum Oktober berakhir. Aturan itu menyangkut cadangan stablecoin, mekanisme penebusan, manajemen risiko, dan pengawasan. Usulannya dirilis pada Februari dan masa tanggapan publik ditutup pada Mei.
Bagi kedua negara bagian, ini melanjutkan jalan yang sudah lama mereka tempuh sendiri-sendiri — New York memperkenalkan BitLicense pada 2015, sementara Wyoming membangun kerangka perbankan khusus kripto pada 2019. Yang masih perlu diamati adalah seberapa banyak pemohon yang benar-benar masuk kategori "dipercepat", dan apakah target enam bulan itu bertahan saat jumlah permohonan bertambah. Isi akhir aturan GENIUS Act juga bisa mengubah seberapa besar manfaat koordinasi ini terasa di lapangan.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
