MVB dan Velocity Uji Coba Settlement Stablecoin lewat Visa Direct
MVB Financial mengumumkan kerja sama dengan Velocity untuk ikut dalam uji coba (pilot) Visa Direct yang memakai stablecoin sebagai penyokong dana dan penyelesaian pembayaran ke kartu. Lewat kesepakatan ini, MVB akan memakai pembayaran berbasis stablecoin untuk menyelesaikan payout Visa Direct-nya. Kabar ini menegaskan satu hal yang makin sering muncul belakangan: stablecoin perlahan bergeser dari arena spekulasi ke dalam "pipa" pembayaran yang dipakai lembaga keuangan setiap hari.
Supaya jelas, stablecoin adalah aset digital yang nilainya dipatok ke mata uang biasa, misalnya dolar, sehingga harganya relatif stabil. Karena stabil itulah ia menarik bukan untuk ditradingkan, melainkan untuk memindahkan uang. MVB sendiri berperan sebagai mitra perbankan bagi perusahaan FinTech, sementara Velocity menyediakan platform pembayaran dan pengelolaan kas (treasury) berbasis stablecoin. Keduanya menyasar lembaga keuangan yang ingin memakai jalur stablecoin, tapi tetap di atas sistem perbankan dan kontrol yang sudah mereka kenal, jadi cara kerjanya tidak perlu dirombak total.
Kenapa ini penting? Kuncinya ada pada cara uang berpindah. Penyelesaian pembayaran lewat jalur bank tradisional biasanya berhenti di akhir pekan dan hari libur, sehingga dana bisa "nyangkut" dan menganggur beberapa hari sebelum benar-benar cair. Stablekoin bergerak nyaris seketika dan bisa jalan tujuh hari seminggu. Artinya sebuah lembaga bisa menaruh dan menyalurkan likuiditas lebih lentur, tanpa harus menunggu jam kerja bank buka kembali. Itu logika yang sama yang sebelumnya sudah dipakai Visa saat mulai menggelar penyelesaian dengan stablecoin USDC milik Circle di Amerika Serikat, yang disebut memberi perpindahan dana nyaris instan, ketersediaan penyelesaian tujuh hari, serta ketahanan operasional di akhir pekan dan hari libur.
CEO MVB Financial, Larry F. Mazza, menyebut perbankan sedang "dibangun ulang secara real time" dengan stablecoin di pusatnya, dan tujuannya memberi klien cara yang lebih cepat dan fleksibel dalam menggerakkan uang. Sementara Founder dan CEO Velocity, Eric Queathem, menekankan stablecoin baru benar-benar berguna saat menjadi bagian dari infrastruktur keuangan yang sudah berjalan, dan menyebut Visa Direct sebagai titik awal yang kuat karena memperlihatkan bagaimana likuiditas stablecoin bisa nyambung langsung ke jalur pembayaran global yang mapan.
Yang perlu diingat, ini masih berstatus uji coba dan baru meletakkan fondasi bagi MVB untuk memakai infrastruktur stablecoin pada beragam kebutuhan treasury, penyelesaian, dan pembayaran ke depan. Tahap pilot berarti skala, aturan main, dan hasilnya masih bisa berubah, jadi wajar bila jangkauannya belum langsung luas. Yang layak dicermati pembaca adalah apakah uji coba semacam ini melebar ke lebih banyak lembaga dan jenis transaksi, karena itulah sinyal bahwa stablecoin sungguh-sungguh menjadi bagian rutin dari sistem pembayaran, bukan sekadar percobaan sesaat.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
