Mengadopsi AI Ternyata Bagian Mudahnya; Bisnis Cloud Microsoft dan Google Justru Melaju | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Mengadopsi AI Ternyata Bagian Mudahnya; Bisnis Cloud Microsoft dan Google Justru Melaju

Kecerdasan buatan ternyata bukan bagian tersulit bagi perusahaan yang ingin memakainya — justru segala hal di sekitarnya yang berat, mulai dari merapikan data, mengubah cara kerja karyawan, sampai menahan biaya agar tidak membengkak. Di saat yang sama, bisnis komputasi awan (cloud) milik Microsoft dan Google dilaporkan tumbuh pesat.

Dua hal ini sebenarnya saling terhubung. Model AI butuh tenaga komputasi yang sangat besar untuk dilatih dan dijalankan, dan tenaga itu umumnya disewa dari pusat data milik penyedia cloud, bukan dibangun sendiri oleh tiap perusahaan. Jadi ketika makin banyak perusahaan mencoba AI, makin besar pula tagihan sewa komputasi yang mengalir ke penyedia cloud — itulah yang mengangkat pertumbuhan bisnis cloud, meski masing-masing pengguna AI masih berjuang mengubahnya jadi hasil nyata.

Di sinilah letak ide utamanya: memasang alat AI itu relatif cepat, tapi membuatnya benar-benar berguna di dalam operasional sehari-hari berjalan lambat dan mahal. Artinya pendapatan penyedia cloud bisa tetap mengalir untuk sementara, sekalipun banyak perusahaan belum merasakan manfaat yang sepadan dengan ongkosnya.

Arah ke depan belum pasti dan bergantung pada apakah belanja AI ini akhirnya terbukti menghasilkan. Kalau perusahaan menilai pengeluarannya belum sebanding dengan manfaat, laju belanja cloud bisa melambat. Hal yang layak diperhatikan adalah laporan keuangan berikutnya dan komentar manajemen soal rencana belanja mereka — di situ akan terlihat apakah tren ini berlanjut atau mulai mengerem.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.