Malone Lam Mengaku Bersalah dalam Konspirasi Pencurian Kripto Senilai $245 Juta | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Malone Lam Mengaku Bersalah dalam Konspirasi Pencurian Kripto Senilai $245 Juta

Malone Lam mengaku bersalah dalam sebuah konspirasi pencurian aset kripto yang nilainya mencapai $245 juta. Menurut jaksa penuntut di Amerika Serikat, Lam bukan bekerja sendirian, melainkan mengorganisir sebuah jaringan lintas negara yang secara khusus memburu orang-orang yang menyimpan mata uang kripto dalam jumlah besar.

Yang membuat kasus ini menonjol adalah caranya. Alih-alih hanya membobol sistem dari jarak jauh, jaringan ini menggabungkan dua pendekatan. Pertama, rekayasa sosial: korban dimanipulasi lewat tipuan agar dengan sadar menyerahkan informasi rahasia — misalnya kata sandi atau kunci yang membuka akses ke dompet digital mereka. Begitu kunci itu berpindah tangan, aset kripto bisa langsung dipindahkan, dan karena transaksi kripto sulit dibatalkan, uang yang sudah keluar sangat sukar ditarik kembali. Kedua, dalam sejumlah kasus mereka menempuh cara yang jauh lebih kasar, yaitu mendatangi dan membobol rumah korban secara langsung.

Pelajaran yang bisa dibawa pulang dari kasus ini sederhana tapi penting: pada aset kripto, siapa yang memegang kunci, dialah yang menguasai dana. Keamanan sebuah dompet digital pada akhirnya tidak hanya soal seberapa kuat teknologinya, tetapi juga soal seberapa mudah pemiliknya dibujuk atau dipaksa menyerahkan akses. Itulah kenapa penipuan yang menyasar manusia — bukan hanya sistem — bisa sama merusaknya dengan pembobolan teknis.

Pengakuan bersalah ini adalah satu babak dalam proses hukum yang masih berjalan, dan rincian lanjutan soal vonis maupun anggota jaringan lain masih bisa berkembang seiring waktu.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.