Likuidasi Kripto Tembus $110,5 Juta dalam Sehari, Posisi 'Short' yang Paling Terpukul | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Likuidasi Kripto Tembus $110,5 Juta dalam Sehari, Posisi 'Short' yang Paling Terpukul

Pasar kripto mencatat likuidasi paksa senilai $110,5 juta dalam 24 jam yang berakhir 9 Oktober, dan yang menarik bukan sekadar angkanya, melainkan siapa yang terpukul: posisi *short*—taruhan bahwa harga akan turun—menanggung sebagian besar kerugian, yaitu $66,1 juta, berbanding $44,4 juta dari posisi *long* yang bertaruh harga naik. Totalnya ada 36.301 order yang tertutup paksa.

Untuk mengerti kenapa ini penting, perlu dipahami dulu apa itu likuidasi. Banyak pedagang kripto memakai pinjaman (leverage) agar modal kecil bisa membuka posisi besar. Selama harga bergerak sesuai tebakan, untungnya berlipat. Tapi begitu harga bergerak melawan, kerugian juga berlipat—dan ketika jaminan yang disetor tak lagi cukup menahan posisi, bursa otomatis menutupnya. Itulah likuidasi: bukan keputusan si pedagang, melainkan paksaan dari sistem.

Karena posisi short yang paling banyak terlikuidasi, gambarannya cukup jelas: harga kemungkinan bergerak naik, menjepit mereka yang bertaruh turun. Pola ini terlihat merata di aset-aset besar. Bitcoin menyumbang likuidasi terbesar, $31,8 juta, dan sebagian besarnya—$23,7 juta—berasal dari short, sisanya $8,1 juta dari long. Ether terlikuidasi $22,4 juta, dengan short $13,2 juta mengungguli long $9,2 juta. Likuidasi tunggal terbesar sepanjang periode ini pun sebuah posisi short Bitcoin senilai $824.569.

Tidak semua aset timpang ke satu sisi. Solana nyaris berimbang, $3,8 juta dari long dan $3,7 juta dari short dari total $7,6 juta—pertanda tarik-menarik yang lebih setara di sana. Di luar nama besar, muncul juga Zcash ($6,1 juta), iExec RLC ($4 juta), dan KAIA ($2,6 juta), yang sama-sama lebih berat di sisi short.

Dari sisi tempat transaksi, Binance mencatat total terbesar $70 juta, disusul OKX $27,5 juta dan Bybit $13,1 juta.

Yang perlu dicatat, likuidasi adalah potret satu hari, bukan ramalan hari berikutnya. Angka ini memberi tahu kita ke arah mana tekanan baru saja terjadi, bukan ke mana harga pasti akan melanjut. Jika harga berbalik arah, giliran posisi long yang bisa terjepit dengan cara yang sama. Pelajaran yang bisa dibawa pulang justru soal leverage itu sendiri: semakin besar pinjaman yang dipakai, semakin tipis ruang salah sebelum posisi ditutup paksa—ke arah mana pun pasar bergerak.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.