Ledger Selidiki Perangkat "Dompet Keras" yang Diduga Disusupi, Puluhan Penjual Jadi Sorotan
Ledger, pembuat perangkat penyimpan aset kripto, memastikan ada satu perangkat milik pengguna yang disusupi komponen keras tak resmi — sebuah "implan" yang terpasang tanpa izin. Temuan itu membuat seorang analis kripto, Darkfost, menyoroti lebih dari 20 penjual (dealer) yang dinilai berpotensi berisiko dalam rantai pasok, meski belum satu pun yang terbukti ikut terkompromi.
Inti persoalannya sebenarnya sederhana. Perangkat semacam ini dipakai untuk menyimpan kunci akses kripto secara terpisah, jauh dari jangkauan pencuri yang mengintai di dunia maya. Perlindungan itu bisa runtuh kalau perangkatnya sendiri sudah "dioprek" sebelum sampai ke tangan pembeli. Karena itu, dari siapa dan lewat jalur mana sebuah perangkat dibeli jadi penting — titik lemahnya bukan pada koneksi, melainkan pada perjalanan barang dari pabrik hingga ke pembeli.
Saat ini Ledger menelusuri perangkat yang terhubung dengan CryptoBilis, seorang reseller yang dikaitkan dengan laporan kehilangan kripto. Perusahaan belum memastikan apakah CryptoBilis satu-satunya jalur penjualan yang terdampak. Potensi kerugian disebut bisa melampaui $86 juta, namun cakupan penuh insiden ini masih belum jelas.
Darkfost menyebut sebagian penjual diduga punya keterkaitan kewilayahan, dan kemungkinan penyusupan rantai pasok yang terjadi serentak belum bisa dikesampingkan. Ia sendiri menegaskan penilaian ini masih bersifat dugaan dan butuh penyelidikan lanjutan untuk memastikan apakah ada penjual dalam daftar itu yang benar-benar mengedarkan perangkat bermasalah. Dalam perbincangan komunitas, nama beberapa penjual di Lazada sempat disinggung — tetapi belum ada yang memastikan mereka masuk dalam daftar berisiko tersebut.
Bagi yang membeli perangkat Ledger lewat jalur yang mungkin terkait dalam enam bulan terakhir, imbauannya adalah lebih memperhatikan keamanan perangkat dan mempertimbangkan memindahkan aset ke perangkat baru selama penyelidikan berjalan. Peneliti keamanan MagicalTux juga merilis panduan pemeriksaan bagi yang ingin mengecek sendiri kemungkinan adanya tanda-tanda penyusupan.
Langkah konkret berikutnya ada pada penyelidikan yang masih berlangsung atas perangkat terkait CryptoBilis, sekaligus menjawab apakah jalur penjualan lain ikut terlibat. Sampai hasil itu keluar, yang betul-betul pasti baru satu: ada perangkat yang dikonfirmasi disusupi. Selebihnya masih dugaan yang perlu dibuktikan.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
