Kripto Mulai Masuk Portofolio Penasihat Keuangan sebagai Alokasi Biasa
Bitwise dan Vise meluncurkan portofolio model kripto terdiversifikasi untuk para penasihat keuangan pada 24 September 2026, menempatkan produk kripto berbasis bursa berdampingan dengan investasi tradisional di dalam satu sistem pengelolaan portofolio yang sama. Inti kabarnya sederhana tapi cukup penting: kripto mulai diperlakukan sebagai satu alokasi normal di dalam portofolio, bukan sebagai rekening terpisah yang diurus sendiri di pojok yang lain.
Selama ini banyak penasihat menaruh kripto di “buku” yang berbeda dari sisa investasi kliennya. Yang berubah di sini adalah kripto ikut dihitung bersama seluruh isi portofolio. Artinya porsinya bisa disesuaikan dengan tingkat risiko yang sanggup dipikul klien, dipantau terus, lalu dikembalikan ke porsi semula ketika sudah melenceng. Mekanisme terakhir itu yang membuatnya masuk akal: kalau harga kripto melonjak, bobotnya dalam portofolio ikut membengkak melebihi rencana, jadi sebagian dipangkas; kalau turun, porsinya menyusut dan bisa ditambah lagi ke target. Cara kerja “seimbangkan ulang” inilah yang menjaga risiko tetap sesuai rencana, bukan mengikuti ke mana pun harga bergerak. Sistem Vise juga menerapkan proses pengelolaan pajaknya pada model kripto ini, sama seperti aset lain.
“Kripto hanya berfungsi dalam portofolio kalau diperlakukan seperti alokasi sungguhan—diukur sesuai risiko klien, dipantau, dan dikembalikan ke target saat melenceng,” kata Runik Mehrotra, salah satu pendiri sekaligus co-head Vise. Ia menambahkan, “Penasihat semestinya tidak perlu menjalankan kripto sebagai buku terpisah. Bitwise membawa risetnya untuk memutuskan apa yang layak masuk alokasi, dan Vise menangani semuanya setelah itu.”
Skala yang tersentuh tidak kecil. Layanan ini tersedia di platform Vise yang mencakup lebih dari 135.000 rekening di ratusan perusahaan pengelola kekayaan, dengan lebih dari 140 miliar dolar aset di platform. Bitwise sendiri mengelola lebih dari 9 miliar dolar aset klien saat pengumuman dibuat. Model yang ditawarkan datang dalam versi “Core” dan strategi tematik, masing-masing untuk preferensi risiko yang berbeda.
Langkah ini bukan yang pertama dari Bitwise. Pada 3 Februari 2026 perusahaan meluncurkan tujuh portofolio model aset digital untuk penasihat, yang saat itu digambarkan sebagai sumber edukasi—keputusan investasi dan penilaian kecocokan untuk tiap klien tetap ada di tangan penasihat. Titik itu penting untuk diingat: yang dijual di sini adalah cara mengelola, bukan janji hasil. Kripto tetap aset yang bergerak tajam, dan alat rebalancing hanya menjaga porsinya tertib, tidak menghilangkan naik-turunnya. Seberapa jauh pendekatan ini benar-benar dipakai juga akan bergantung pada seberapa banyak penasihat mengadopsinya, sesuatu yang baru akan terlihat seiring waktu.
“Setiap teknologi baru yang hebat, entah mobil otonom, blockchain, atau AI, pada akhirnya harus soal memperluas akses dan peluang,” kata Juan Leon, ahli strategi investasi senior Bitwise.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
